Pencarian 2 Penambang yang Hilang di Kedalaman 15 Meter Dihentikan, Petugas Shalat Gaib di Lokasi Kejadian

Kompas.com - 01/07/2021, 12:22 WIB
Upaya pencarian dua pekerja tambang timah di Kelapa Kampit Belitung Timur dihentikan, Rabu (30/6/2021). Warga kemudian shalat gaib di lokasi kejadian. Dok. Pusdalop BPBD BabelUpaya pencarian dua pekerja tambang timah di Kelapa Kampit Belitung Timur dihentikan, Rabu (30/6/2021). Warga kemudian shalat gaib di lokasi kejadian.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Petugas menghentikan pencarian dua penambang timah bawah tanah yang hilang di kedalaman 15 meter di Kelapa Kampit, Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung pada Rabu (30/6/2021).

Usai menutup lubang, petugas melakukan shalat gaib di lokasi kejadian.

Dua korban adalah Andri (22) dan Naryo (34). Mereka dinyatakan hilang di lokasi Izin Usaha Penambangan (IUP) PT Menara Cipta Mulia pada Minggu (27/6/20201).

Diduga dua pekerja tersebut hilang tertimbun longsoran. Upaya penyelamatan yang dilakukan SAR gabungan terkendala lorong yang tergenang air.

Baca juga: Pencarian Dua Penambang Timah Bawah Tanah yang Hilang Kini Dihentikan

Disebutkan, dua korban menambang di kedalaman 15 meter dengan pintu masuk vertikal seperti sumur.

Proses evakuasi dihentikan karena dinilai berbahaya karena kondisi tanah yang labil dan tergenang air.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Disepakati untuk dihentikan dan pihak keluarga sudah mengikhlaskan juga," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Belitung, Mikron Antariksa saat dikonfirmasi, Rabu (30/6/2021).

Baca juga: Di Tambang Timah, Andi dan Naryo Hilang di Kedalaman 15 Meter, Diduga Tertimbun Longsor

Diduga tertimbun longsor

Tambang timah vertikal bawah tanah yang mirip sumur di Kelapa Kampit, Belitung Timur, dua pekerja hilang tertimbun longsoran, 27 Juni 2021.Dok. Pos SAR Belitung. Tambang timah vertikal bawah tanah yang mirip sumur di Kelapa Kampit, Belitung Timur, dua pekerja hilang tertimbun longsoran, 27 Juni 2021.
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Fazzli mengatakan dugaan sementara terjadi longsoran karena semburan air dari dinding lorong sehingga tebing di sekitarnya runtuh.

Sementara itu Humas PT MCM Tommy Prasetyo mengungkapkan, dua pekerja itu bukan bagian dari perusahaan.

"Setahu saya bukan karyawan, dan kami tidak tahu keberadaan mereka," ujar Tommy pada awak media.

Baca juga: Gali Pasir Timah pada Malam Hari, 6 Penambang Tertimbun Longsor

Insiden kecelakaan tambang timah ini merupakan yang kedua kalinya terjadi dalam sepekah terakhir di Kepulauan Bangka Belitung.

Sebelumnya pada 23 Juni 2021 di Pemali, Bangka, enam pekerja tertimbun longsoran, dua di antaranya ditemukan meninggal dunia.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Heru Dahnur | Editor : I Kadek Wira Aditya)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Koruptor Ini Jadi Buron Selama 17 Tahun, Begini Modusnya

Koruptor Ini Jadi Buron Selama 17 Tahun, Begini Modusnya

Regional
Pria di Buleleng Ditemukan Tewas Bunuh Diri, Diduga Frustasi karena Penyakit Tak Kunjung Sembuh

Pria di Buleleng Ditemukan Tewas Bunuh Diri, Diduga Frustasi karena Penyakit Tak Kunjung Sembuh

Regional
Video Viral Remaja Baku Hantam di Kafe Jepara, Polisi Telusuri dan Tutup Sejumlah Kafe

Video Viral Remaja Baku Hantam di Kafe Jepara, Polisi Telusuri dan Tutup Sejumlah Kafe

Regional
Soal Warga Berfoto di Wilayah Terdampak Erupsi Semeru, Bupati Lumajang: Ini Bukan Tempat Wisata

Soal Warga Berfoto di Wilayah Terdampak Erupsi Semeru, Bupati Lumajang: Ini Bukan Tempat Wisata

Regional
Mengaku Keluarga Pejabat, Pria di Sumsel Larikan Uang Rp 605 Juta Milik Pemborong

Mengaku Keluarga Pejabat, Pria di Sumsel Larikan Uang Rp 605 Juta Milik Pemborong

Regional
Kapolda Banten Perintahkan Tembak di Tempat Berandal yang Mengancam Jiwa

Kapolda Banten Perintahkan Tembak di Tempat Berandal yang Mengancam Jiwa

Regional
Kapolda Maluku Perintahkan Tangkap Warga Tamilow yang Blokade Jalan

Kapolda Maluku Perintahkan Tangkap Warga Tamilow yang Blokade Jalan

Regional
Baru Melahirkan 3 Minggu, Korban Pemerkosaan Guru Pesantren Histeris di Persidangan Saat Dengar Suara Pelaku

Baru Melahirkan 3 Minggu, Korban Pemerkosaan Guru Pesantren Histeris di Persidangan Saat Dengar Suara Pelaku

Regional
Sudah 2 Hari Rumah Dinas Bupati dan DPRD Pamekasan Disegel oleh Warga

Sudah 2 Hari Rumah Dinas Bupati dan DPRD Pamekasan Disegel oleh Warga

Regional
Video Viral Sepeda Motor Tersambar Kereta Api, Bermula Macet di Perlintasan, Pengendara dan Pembonceng Selamat

Video Viral Sepeda Motor Tersambar Kereta Api, Bermula Macet di Perlintasan, Pengendara dan Pembonceng Selamat

Regional
Kesal Jalur Evakuasi Lereng Gunung Merapi Rusak, Warga Mau Ngadu ke Jokowi

Kesal Jalur Evakuasi Lereng Gunung Merapi Rusak, Warga Mau Ngadu ke Jokowi

Regional
Viral, Video Seorang Kakek Lempar Kertas ke Presiden Jokowi Saat Tinjau Lokasi Bencana di Gunung Semeru

Viral, Video Seorang Kakek Lempar Kertas ke Presiden Jokowi Saat Tinjau Lokasi Bencana di Gunung Semeru

Regional
Terungkap Identitas Kerangka Manusia di Kebun Sawit Sumbar

Terungkap Identitas Kerangka Manusia di Kebun Sawit Sumbar

Regional
15 Siswi SD Korban Pencabulan Guru Agama di Cilacap Alami Trauma

15 Siswi SD Korban Pencabulan Guru Agama di Cilacap Alami Trauma

Regional
Ada 9 Bayi yang Dilahirkan Santriwati Korban Pemerkosaan Guru Pesantren di Bandung

Ada 9 Bayi yang Dilahirkan Santriwati Korban Pemerkosaan Guru Pesantren di Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.