Kompas.com - 17/06/2021, 22:35 WIB
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi memberikan sambutan pada peresmian gedung vaksinasi center di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (16/7/2021). Dok. Pemprov RiauKapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi memberikan sambutan pada peresmian gedung vaksinasi center di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (16/7/2021).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau membuat vaksinasi center di Rumah Sakit Bhayangkara di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Lokasinya berada tepat di depan Kantor Gubernur Riau.

Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi berharap vaksinasi center ini menjadi tempat yang nyaman untuk vaksinasi dan menyelamatkan masyarakat agar terbebas dari Covid-19.

"Saya harap vaksinasi center menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat untuk melakukan vaksinasi. Vaksinasi center ini dapat dimanfaatkan bagi siapa saja yang mau vaksin," ucap Agung dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (17/6/2021).

Baca juga: Satu-satunya Mobil Rescue Damkar Pekanbaru Rusak akibat Kecelakaan

Agung mengingatkan bahwa keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi bagi Polri.

Untuk itu, semua pihak juga memikirkan solusi untuk menghadapi pandemi Covid-19 ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya menjelaskan ke jajaran Polda Riau, intinya ini untuk menyelamatkan manusia, apa pun harus kita lakukan. Dengan rasa semangat itu, saya menyampaikan rencana menggunakan gedung Polda Riau yang lama ini untuk rumah sakit dengan tema green hospital," ujar Agung.

Agung bersyukur karena hari ini kasus Covid-19 di Riau sudah mengalami penurunan.

Menurut dia, hal ini membuktikan bahwa apa yang direncanakan bersama untuk mengendalikan Covid-19 sedikit terwujud.

"Saat ini posisinya (Covid-19) menurun. Tentu ini menjadi suatu hal yang harus kita kelola, yaitu kita memiliki vaksinasi center yang diperuntukkan bagi masyarakat Riau, masyarakat Pekanbaru khususnya," kata Agung.

Baca juga: 2 Warga Riau Meninggal Usai Vaksinasi, Kadiskes: Bukan karena Vaksin

Agung juga mengucapkan terima kasih kepada pihak yang berkontribusi terhadap pembangunan renovasi Mapolda Riau yang lama menjadi Rumah Sakit Bhayangkara yang di dalamnya ada vaksinasi center.

"Terima kasih dan mohon dukungannya kepada semua pihak, agar kiranya rumah sakit ini benar-benar melayani masyarakat. Bisa menyembuhkan penyakit dan bisa membuat kita sehat. Tentunya saya berharap bisa meningkatkan produktivitas masyarakat Riau," kata Agung.

Gubernur Riau Syamsuar mengapresiasi adanya vaksinasi center itu.

Ia tidak menyangka Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau selesai secepat itu.

Sebab, selama ini tertutup dari luar dan proses pembangunan renovasinya tidak terlihat oleh masyarakat.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Heboh Merpati Milik Joned di Pekalongan Laku Senilai Rp 1,5 M, Pemilik: Saya Tidak Bisa Tidur

Heboh Merpati Milik Joned di Pekalongan Laku Senilai Rp 1,5 M, Pemilik: Saya Tidak Bisa Tidur

Regional
Mencicipi Surabiyaki Bandung, Gabungan Serabi dan Dorayaki

Mencicipi Surabiyaki Bandung, Gabungan Serabi dan Dorayaki

Regional
Jelang World Superbike di Sirkuit Mandalika, Gubernur NTB Kebut 70 Persen Vaksinasi Warga

Jelang World Superbike di Sirkuit Mandalika, Gubernur NTB Kebut 70 Persen Vaksinasi Warga

Regional
Setiap Orang yang Masuk ke Mapolda Lampung Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Setiap Orang yang Masuk ke Mapolda Lampung Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Regional
Lolos Tes BKKBN, Mantan Kolonel TNI AU Ini Malah Tertipu, Nomor Kepegawaian Tidak Terdaftar

Lolos Tes BKKBN, Mantan Kolonel TNI AU Ini Malah Tertipu, Nomor Kepegawaian Tidak Terdaftar

Regional
Polisi Sebut Terduga Pelaku Sudah Beberapa Kali Buang Limbah ke Saluran Irigasi Klaten

Polisi Sebut Terduga Pelaku Sudah Beberapa Kali Buang Limbah ke Saluran Irigasi Klaten

Regional
Pemkab Karawang Beri Syarat Tambahan bagi Sekolah Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Pemkab Karawang Beri Syarat Tambahan bagi Sekolah Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Tidak Ada Klaster Covid-19 di Sekolah

Ridwan Kamil Pastikan Tidak Ada Klaster Covid-19 di Sekolah

Regional
Kampus Diperbolehkan Mencoba PTM Terbatas, Gubernur Edy: Tidak Boleh Main-main

Kampus Diperbolehkan Mencoba PTM Terbatas, Gubernur Edy: Tidak Boleh Main-main

Regional
Membangun Kesadaran 'Zero Waste' sejak Dini dengan Konsep Ecobrick

Membangun Kesadaran "Zero Waste" sejak Dini dengan Konsep Ecobrick

Regional
Kebakaran di Gedung Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Peralatan Laboratorium Hangus Terbakar

Kebakaran di Gedung Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Peralatan Laboratorium Hangus Terbakar

Regional
Tinggalkan Pangkat Kolonel TNI AU, Rusnawi Tertipu Jabatan di BKKBN

Tinggalkan Pangkat Kolonel TNI AU, Rusnawi Tertipu Jabatan di BKKBN

Regional
Pria yang Tembak Seorang Nenek yang Dikira Babi Ternyata Buat Peluru Sendiri

Pria yang Tembak Seorang Nenek yang Dikira Babi Ternyata Buat Peluru Sendiri

Regional
Taman Bacaan di Surabaya Mulai Buka Pekan Depan, Buku Selesai Dibaca Bakal Dikarantina 2 Hari

Taman Bacaan di Surabaya Mulai Buka Pekan Depan, Buku Selesai Dibaca Bakal Dikarantina 2 Hari

Regional
Kasus Arisan Online Fiktif di Salatiga Berbuntut Panjang, Kuasa Hukum Bandar Sebut 60 Admin Terlibat Kriminal Berjemaah

Kasus Arisan Online Fiktif di Salatiga Berbuntut Panjang, Kuasa Hukum Bandar Sebut 60 Admin Terlibat Kriminal Berjemaah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.