Kasus Covid-19 Naik, Pemkab Klaten Tambah Tempat Isolasi Terpusat di 20 Kecamatan

Kompas.com - 17/06/2021, 09:47 WIB
Ambulans membawa nakes RSUD Cilacap yang terpapar Covid-19 dari ABK asal Filipina ke tempat isolasi terpusat di RS Priscilla Medical Center Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (26/5/2021). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINAmbulans membawa nakes RSUD Cilacap yang terpapar Covid-19 dari ABK asal Filipina ke tempat isolasi terpusat di RS Priscilla Medical Center Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (26/5/2021).

KLATEN, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Jawa Tengah, menambah tempat isolasi terpusat di tingkat kecamatan.

Nantinya, pasien Covid-19 akan menjalani isolasi di hotel, gedung sekolah, rumah kosong yang tersebar di 20 kecamatan.

Sebelumnya, tempat isolasi terpusat yang disiapkan hanya dua lokasi yakni, Hotel Edotel dan Panti Semedi.

Baca juga: Rembang Zona Merah Covid-19, Gugus Tugas Sediakan Hotel untuk Isolasi Mandiri

Tim Ahli Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Klaten Ronny Roekmito mengatakan, tempat isolasi terpusat ini diperuntukkan kepada warga positif Covid-19 yang tidak disiplin menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Mereka tidak disiplin ya digeser (dijemput) ke tempat isolasi mandiri terpusat," kata Ronny saat dihubungi, Kamis (17/6/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di sisi lain, lanjutnya, tempat isolasi mandiri terpusat akan dipakai untuk mengisolasi warga Klaten yang terpapar Covid-19 dari daerah zona merah penularan virus corona.

"Misalnya ada riwayat (perjalanan) dari Kudus isolasinya di tempat isolasi terpusat," ungkap dia.

Lebih lanjut, Ronny mengatakan, untuk jumlah kapasitas tempat tidur isolasi mandiri terpusat yang disiapkan di 20 kecamatan berbeda-beda.

Tergantung dengan besar dan kecilnya ukuran tempat isolasi.

"Kapasitas tempat tidurnya kecil. Kecuali yang di Kecamatan Polanharjo sampai 20 tempat tidur. Lainnya sekitar lima," terangnya.

Baca juga: Positif Covid-19 dan Isolasi Mandiri, Wali Kota Salatiga Bekerja dari Rumah Dinas

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Juli 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Juli 2021

Regional
Kapolda NTT Ingatkan Anggotanya Tak Arogan Selama PPKM

Kapolda NTT Ingatkan Anggotanya Tak Arogan Selama PPKM

Regional
138 Warga Klaten Isoman di Rumah Dipindahkan ke Asrama Haji Donohudan

138 Warga Klaten Isoman di Rumah Dipindahkan ke Asrama Haji Donohudan

Regional
Mulai Besok, Ada 5.000 Paket Antigen Gratis untuk Sopir Logistik di Pelabuhan Banyuwangi

Mulai Besok, Ada 5.000 Paket Antigen Gratis untuk Sopir Logistik di Pelabuhan Banyuwangi

Regional
Karhutla di Rokan Hilir Riau, Sudah Lima Hari Api Belum Padam

Karhutla di Rokan Hilir Riau, Sudah Lima Hari Api Belum Padam

Regional
Tambah 502, Sulut Kembali Catat Rekor Kasus Baru Covid-19 Sepanjang Pandemi

Tambah 502, Sulut Kembali Catat Rekor Kasus Baru Covid-19 Sepanjang Pandemi

Regional
Polisi: Video Viral Makan Nasi Liwet di Jalan Ternyata Syukuran PKL, Sambut PPKM Berakhir

Polisi: Video Viral Makan Nasi Liwet di Jalan Ternyata Syukuran PKL, Sambut PPKM Berakhir

Regional
Ikuti PPKM, Penutupan Bromo Tengger Semeru Diperpanjang

Ikuti PPKM, Penutupan Bromo Tengger Semeru Diperpanjang

Regional
Balita Tewas Dianiaya Ayahnya gara-gara Merengek Ingin Pipis, Saksi: Watak Pelaku Kasar, Sering Pukul Anak

Balita Tewas Dianiaya Ayahnya gara-gara Merengek Ingin Pipis, Saksi: Watak Pelaku Kasar, Sering Pukul Anak

Regional
Sopir Angkot Cabuli Anak Jurangan, Pelaku Ancam Aniaya Orangtua Korban

Sopir Angkot Cabuli Anak Jurangan, Pelaku Ancam Aniaya Orangtua Korban

Regional
Viral Video Warga Ambil Jenazah Pasien Covid-19 dari Puskesmas, Dibawa Pakai Pikap

Viral Video Warga Ambil Jenazah Pasien Covid-19 dari Puskesmas, Dibawa Pakai Pikap

Regional
Viral, Video Warga 'Ngaliwet' Bareng Tanpa Masker di Jalanan Saat PPKM Level 4, Polisi Turun Tangan

Viral, Video Warga "Ngaliwet" Bareng Tanpa Masker di Jalanan Saat PPKM Level 4, Polisi Turun Tangan

Regional
Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal Diangkut Ambulans, Digagalkan Petugas Bea Cukai

Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal Diangkut Ambulans, Digagalkan Petugas Bea Cukai

Regional
Salatiga, Kota Terindah Jawa Tengah Era Hindia Belanda, Peringati Hari Jadi ke-1271

Salatiga, Kota Terindah Jawa Tengah Era Hindia Belanda, Peringati Hari Jadi ke-1271

Regional
Kasus Video Mata Ditusuk, Mantan Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah Diperiksa

Kasus Video Mata Ditusuk, Mantan Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah Diperiksa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X