Bubarkan PKL di Alun-alun Purwokerto, Satpol PP Semprotkan Cairan Disinfektan

Kompas.com - 07/06/2021, 17:34 WIB
Anggota Satpol PP membubarkan PKL di Alun-alun Purwokertto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dengam cairam disinfektan, Sabtu (5/6/2021). KOMPAS.COM/HANDOUTAnggota Satpol PP membubarkan PKL di Alun-alun Purwokertto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dengam cairam disinfektan, Sabtu (5/6/2021).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di Alun-alun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dibubarkan dengan disemprot mobil pemadam kebakaran (Damkar).

Video kegiatan pembubaran yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja Banyumas tersebut pun viral di media sosial dan menuai polemik.

Humas Paguyuban PKL Sehati Alun-alun Purwokerto Sugianto mengaku keberatan pembubaran dengan cara tersebut.

"Kalau mau ngusir setan saja dikasih sesaji, biar mereka pergi. Kami kan manusia, kalau mau mengusir kami ya kami diberi solusi diberi tempat," jata Sugianto kepada wartawan, Senin (7/6/2021).

Baca juga: Halaman Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta Terbakar, Api Disulut ODGJ

Menurut Sugianto, para PKL sudah berjualan di kompleks alun-alun sejak puluhan tahun lalu.

Sempat muncul wacana mereka akan direlokasi, tapi hingga saat ini belum ada kepastian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejak pandemi Covid-19, mereka tidak diperbolehkan lagi berjualan karena alun-alun ditutup.

Namun belakangan mereka kembali berjualan karena terimpit masalah ekonomi.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Banyumas Eko Heru Surono mengatakan, terpaksa membubarkan PKL, karena peringatan yang diberikan sejak delapan tahun lalu tidak diindahkan.

"Sudah bertahun-tahun lalu mereka diperingatkan. Namun, tidak mengindahkan peringatan, sehingga akhirnya mengambil tindakan tersebut," ujar Heru.

Baca juga: Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Penertiban dilakukan bersama personel polisi dari Polresta Banyumas, Sabtu (5/6/2021). Kegiatan tersebut sekaligus untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Heru menjelaskan, cairan yang disemprotkan adalah disinfektan. Penyemprotan telah diatur sedemikian rupa agar tidak membahayakan para PKL.

"Cairan disinfektan yang keluar itu kita kabutkan, jadi tidak membahayakan," jelas Heru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Honda Supra Fit Terjun dari Jembatan, Pengendara Tewas, Penumpang Terluka Parah

Honda Supra Fit Terjun dari Jembatan, Pengendara Tewas, Penumpang Terluka Parah

Regional
CFD Kembang Jepun Surabaya Akan Dibuka Terbatas, Ini Syarat bagi Pengunjung...

CFD Kembang Jepun Surabaya Akan Dibuka Terbatas, Ini Syarat bagi Pengunjung...

Regional
Kronologi Karyawan Supermarket Bobol Brankas, Ajak Teman, Ditangkap Polisi

Kronologi Karyawan Supermarket Bobol Brankas, Ajak Teman, Ditangkap Polisi

Regional
Pulang dari Alun-alun Bawean, Pria Ini Dihampiri 2 Orang Tak Dikenal lalu Dibacok

Pulang dari Alun-alun Bawean, Pria Ini Dihampiri 2 Orang Tak Dikenal lalu Dibacok

Regional
3 Pencuri Sepeda di Surabaya Ditangkap, 1 Pelaku Lain Masih Diburu

3 Pencuri Sepeda di Surabaya Ditangkap, 1 Pelaku Lain Masih Diburu

Regional
Kronologi Terbongkarnya Ibu Kandung Jual Bayinya yang Berusia 1 Bulan Rp 4 Juta

Kronologi Terbongkarnya Ibu Kandung Jual Bayinya yang Berusia 1 Bulan Rp 4 Juta

Regional
KPK Geledah Kantor Dinas PUPRPKP Tabanan, Sita 90 Dokumen Terkait Dana Insentif Daerah

KPK Geledah Kantor Dinas PUPRPKP Tabanan, Sita 90 Dokumen Terkait Dana Insentif Daerah

Regional
Ibu Balita Korban Penganiayaan di Kota Batu Enggan Lapor, Polisi: Takut Tidak Dinikahi Tersangka

Ibu Balita Korban Penganiayaan di Kota Batu Enggan Lapor, Polisi: Takut Tidak Dinikahi Tersangka

Regional
Gubernur Ansar Minta Kepala Daerah di Kepri untuk Percepat Vaksinasi Lansia

Gubernur Ansar Minta Kepala Daerah di Kepri untuk Percepat Vaksinasi Lansia

Regional
Kejaksaan Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Bulog di Grobogan

Kejaksaan Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Bulog di Grobogan

Regional
Calon Ayah Tiri di Kota Batu yang Tega Siram Balita dengan Air Panas Terancam 5 Tahun Penjara

Calon Ayah Tiri di Kota Batu yang Tega Siram Balita dengan Air Panas Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Polisi Tertangkap di Rumah Bandar Narkoba, Hasil Tes Urine Positif, Kapolda Sumsel: Pasti Diproses Hukum

Polisi Tertangkap di Rumah Bandar Narkoba, Hasil Tes Urine Positif, Kapolda Sumsel: Pasti Diproses Hukum

Regional
Status PPKM Level 1, Kota Tegal Buka Taman Kota

Status PPKM Level 1, Kota Tegal Buka Taman Kota

Regional
Diduga Selingkuhi Istri Kades, Pemain Organ Asal Sukabumi Dianiaya di Hotel, Ini Ceritanya

Diduga Selingkuhi Istri Kades, Pemain Organ Asal Sukabumi Dianiaya di Hotel, Ini Ceritanya

Regional
Bupati Yuhronur Resmikan Tugu Desa Tertua di Lamongan

Bupati Yuhronur Resmikan Tugu Desa Tertua di Lamongan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.