77 Kelurahan di Palembang Tak Direkomendasikan Gelar Shalat Id, Ini Daftarnya

Kompas.com - 10/05/2021, 17:11 WIB
Ilustrasi Covid-19 Shutterstock/PetovargaIlustrasi Covid-19

PALEMBANG, KOMPAS.com- Dari total 107 kelurahan yang ada di Kota Palembang, Sumatera Selatan, 77 di antaranya tidak direkomendasikan untuk menggelar shalat Idul Fitri 1442 Hijriah di masjid lantaran masuk dalam kawasan zona merah dan oranye yang merupakan risiko tinggi penularan virus Covid-19.

Hal itu terlihat dari data zonasi yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kota Palembang pada Minggu (9/5/2021).

Baca juga: 4 Warga Palembang Terdeteksi Tertular Mutasi Virus Covid-19 Asal India

Dalam data itu tertulis, 18 kecamatan yang ada di Palembang masuk dalam zona merah.

Baca juga: Takbir Keliling Ditiadakan di Palembang, Masjid Diizinkan Gelar Shalat Idul Fitri

 

Namun, untuk per wilayah kelurahan, ada 69 kelurahan zona merah. Sementara, zona oranye sebanyak delapan kelurahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk zona kuning 15 kelurahan dan zona hijau 15 Kelurahan. Daerah zona kuning dan hijau mendapat rekomendasi menggelar shalat Id.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Palembang Mirza Susanty mengatakan, hasil zonasi wilayah penularan virus tersebut telah disebarkan keseluruh Satgas Covid-19 masing-masing kelurahan.

Petugas dari Satgas Covid-19 nantinya memberitahukan hasil zonasi itu ke pihak kelurahan hingga sampai rukun tetangga.

"Kebijakan itu merujuk surat edaran nomor 1222 tahun 2021 tentang panduan penyelanggaraan shalat Idul Fitri saat pandemi Covid-19. Yakni pemerintah Kota Palembang menyatakan salat Idul Fitri hanya dapat dilaksanakan hanya pada zona kuning dan hijau," kata Mirza, saat dihubungi, Senin (10/5/2021).

Mirza menjelaskan, untuk wilayah zona kuning dan hijau yang melaksanakan shalat Id akan dipantau oleh petugas posko PPKM masing-masing kelurahan agar mengikuti protokol kesehatan.

Warga yang datang juga diminta untuk tetap menggunakan masker dan membawa peralatan ibadah masing-masing.

"Untuk wilayah zona merah warga diimbau melaksanakan shalat Id di rumah masing-masing karena penyabaran Covid-19 di Palembang masih tinggi,"ujarnya.

Tak hanya kepada Satgas posko PPKM, hasil zonasi itu juga dikirimkan kepada pengurus masjid keluarahan yang mengalami zona merah dan kuning untuk diimbau agar masyarakat menggelar shalat Id di rumah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perawat Korban Penganiayaan Langsung Cabut Laporan Saat Melihat Pelaku, Ternyata Ini Penyebabnya

Perawat Korban Penganiayaan Langsung Cabut Laporan Saat Melihat Pelaku, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Juni 2021

Regional
Jadwal Vaksinasi Massal di Lebak, Ini Lokasi dan Syaratnya

Jadwal Vaksinasi Massal di Lebak, Ini Lokasi dan Syaratnya

Regional
Satgas Covid-19 Jatim: Pekan Lalu Hanya Bangkalan, Kini Tambah Ponorogo dan Ngawi Jadi Zona Merah

Satgas Covid-19 Jatim: Pekan Lalu Hanya Bangkalan, Kini Tambah Ponorogo dan Ngawi Jadi Zona Merah

Regional
Diusung PKS di Pilpres 2024, Gubernur NTB: Wajar karena Saya Gubernur, tapi Bukan Berarti GR Pasti Jadi Capres

Diusung PKS di Pilpres 2024, Gubernur NTB: Wajar karena Saya Gubernur, tapi Bukan Berarti GR Pasti Jadi Capres

Regional
Penjelasan Gibran soal Tinggalkan Mobil Dinas di Lokasi Perusakan Makam

Penjelasan Gibran soal Tinggalkan Mobil Dinas di Lokasi Perusakan Makam

Regional
Fakta KKB Serang Pekerja Bangunan di Yahukimo, 5 Orang Tewas dan 4 Warga Disandera

Fakta KKB Serang Pekerja Bangunan di Yahukimo, 5 Orang Tewas dan 4 Warga Disandera

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Wisata Keraton Yogyakarta Ditutup Sementara

Kasus Covid-19 Meningkat, Wisata Keraton Yogyakarta Ditutup Sementara

Regional
92 Siswa TNI AL di Makassar Terkonfirmasi Covid-19, Semua Isolasi Mandiri

92 Siswa TNI AL di Makassar Terkonfirmasi Covid-19, Semua Isolasi Mandiri

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 25 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 25 Juni 2021

Regional
Cegah Lonjakan Kasus, Asrama Haji Palembang Akan Disiapkan untuk Pasien Covid-19

Cegah Lonjakan Kasus, Asrama Haji Palembang Akan Disiapkan untuk Pasien Covid-19

Regional
Uang Nasabah Hilang Rp 3,2 Miliar, Ternyata Dicuri Mantan Manajer Bank, Begini Modusnya

Uang Nasabah Hilang Rp 3,2 Miliar, Ternyata Dicuri Mantan Manajer Bank, Begini Modusnya

Regional
Kapal Pengangkut Sembako dan Elpiji Terbakar di Pelabuhan Bajoe Bone, 2 ABK Kritis

Kapal Pengangkut Sembako dan Elpiji Terbakar di Pelabuhan Bajoe Bone, 2 ABK Kritis

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Juni 2021

Regional
BOR RS Rujukan Covid-19 di Kota Malang Hampir Penuh, 4 Hari Lalu Masih Tersisa Separuh

BOR RS Rujukan Covid-19 di Kota Malang Hampir Penuh, 4 Hari Lalu Masih Tersisa Separuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X