Kompas.com - 04/05/2021, 06:41 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji menilai Bupati Kabupaten Sambas Atbah Romin Suhaili setengah hati menangani virus corona (Covid-19).

Menurut Sutarmidji, mungkin karena masa pemerintahannya akan berakhir bulan Juni mendatang, lalu seakan lepas dari tanggung jawab.

"Jangan bupati merasa sudah habis bulan Juni, sekarang ogah-ogahan. Tanggung jawab dia sampai Juni, udahlah besar hatilah untuk melaksanakan tugas pemerintahan," kata Sutarmidji kepada wartawan, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Gubernur Kalbar Minta Warganya Taat Prokes: Jangan Sampai PPKM Jadi PSBB

Sebagaimana diketahui, Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili bersama wakilnya Hairiah, merupakan satu di antara tiga kepala daerah petahana di Kalbar yang gagal  mempertahankan kekuasaannya setelah kalah dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

"Sambas saya udah angkat tangan, capek ngomongnya saja. Mungkin karena enggak efektif pemerintahan di sana, tinggal satu bulan lagi. Tapi kan enggak boleh gitu, kasihan masyarakatnya," ungkap Sutarmidji.

Padahal, lanjut Sutarmidji, dia meminta kepada pemerintah daerah di kabupaten untuk tidak pelit dalam belanja alat kesehatan seperti membeli rapid tes antigen dan laboratorium polymerase chain reaction (PCR).

"Mungkin satu atau dua tahun belum berakhir, kita harus memiliki penanganan yang baik," terang Sutarmidji.

Baca juga: Satgas Covid-19 Kalbar Siapkan 700 Kamar untuk Karantina Pemudik Ngeyel

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson mengungkapkan, pada hari Minggu, 2 Mei 2021, terdapat tambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 95 orang, dengan 9 di antaranya dirawat di rumah sakit.

Adapun 95 kasus baru tersebut masing-masing berasal dari Kota Pontianak 13 orang, Kabupaten Bengkayang 2 orang, Kabupaten Kayong Utara 3 orang, Kabupaten Mempawah 6 orang, Kabupaten Sambas 2 orang, Kabupaten Sekadau 54 orang, dan Kabupaten Melawi 15 orang.

"Kemudian di hari yang sama, ada 73 orang telah dinyatakan sembuh," ungkap Harisson.

Dengan demikian, sejak pandemi Covid-19 terdapat 7.931 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalbar.

Sebanyak 6.901 atau 87,01 persen sembuh dan 46 orang atau 0,58 persen meninggal dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tersisa 4 Hari, Sudah 39 Orang Daftar Bakal Caleg dari PDI-P Lamongan

Tersisa 4 Hari, Sudah 39 Orang Daftar Bakal Caleg dari PDI-P Lamongan

Regional
Guru SD Tewas Dibacok Rekan Seprofesi, Pelaku Diduga Punya Hubungan Asmara dengan Istri Korban

Guru SD Tewas Dibacok Rekan Seprofesi, Pelaku Diduga Punya Hubungan Asmara dengan Istri Korban

Regional
Berantas Calo, BPN Wonogiri Luncurkan Sego Tiwul, Klaim Permudah Pengurusan Sertifikat Tanah

Berantas Calo, BPN Wonogiri Luncurkan Sego Tiwul, Klaim Permudah Pengurusan Sertifikat Tanah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 26 September 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 26 September 2022

Regional
Temuan Pungli BLT BBM, Pengamat: Cari Skema Penyaluran yang Lebih Tepat

Temuan Pungli BLT BBM, Pengamat: Cari Skema Penyaluran yang Lebih Tepat

Regional
Sederet Fakta Mobil Elf Terseret Truk Tronton hingga 2 Kilometer, Sebabkan 7 Orang Tewas

Sederet Fakta Mobil Elf Terseret Truk Tronton hingga 2 Kilometer, Sebabkan 7 Orang Tewas

Regional
Penjelasan Kapolda Jateng Soal Kondisi Korban Ledakan Paket Bahan Petasan di Sukoharjo

Penjelasan Kapolda Jateng Soal Kondisi Korban Ledakan Paket Bahan Petasan di Sukoharjo

Regional
Anak 14 Tahun Penyandang Disabilitas di Yogya Diduga Diperkosa, Ini Hasil Visum Awal

Anak 14 Tahun Penyandang Disabilitas di Yogya Diduga Diperkosa, Ini Hasil Visum Awal

Regional
Vaksin Meningitis Langka, Travel Haji dan Umrah Pekanbaru: Mau Beribadah Saja Susah

Vaksin Meningitis Langka, Travel Haji dan Umrah Pekanbaru: Mau Beribadah Saja Susah

Regional
Truk Tabrak Pembatas Jalan di NTT, Penumpang Tewas, Sopir Luka Berat

Truk Tabrak Pembatas Jalan di NTT, Penumpang Tewas, Sopir Luka Berat

Regional
Kecelakaan Maut di Tol Solo-Semarang Renggut 7 Nyawa, Salah Satu Korban Sempat Dilarang Pergi Anaknya

Kecelakaan Maut di Tol Solo-Semarang Renggut 7 Nyawa, Salah Satu Korban Sempat Dilarang Pergi Anaknya

Regional
Jajakan Sabu ke Sopir di Terminal Bungurasih dan Wonokromo, Pria di Surabaya Diringkus

Jajakan Sabu ke Sopir di Terminal Bungurasih dan Wonokromo, Pria di Surabaya Diringkus

Regional
Nikmatnya Bubbor Paddas, Bubur Pedas Khas Suku Melayu Sambas

Nikmatnya Bubbor Paddas, Bubur Pedas Khas Suku Melayu Sambas

Regional
Pemeran dan Penyebar Video Mesum Sesama Jenis di Banjarmasin Menghilang, Polisi Lakukan Pendekatan ke Keluarga

Pemeran dan Penyebar Video Mesum Sesama Jenis di Banjarmasin Menghilang, Polisi Lakukan Pendekatan ke Keluarga

Regional
2 Pemuda di Blitar Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kandang Ayam

2 Pemuda di Blitar Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kandang Ayam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.