Mantan Kepala Dinas Syariat Islam Ditahan karena Korupsi Uang Makan Santri

Kompas.com - 29/04/2021, 16:04 WIB
Ilustrasi korupsi KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi korupsi

GAYO LUES, KOMPAS.com – Tim penyidik Polres Gayo Lues menahan HS, mantan kepala Dinas Syariat Islam, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, Rabu (28/4/2021). Dua lainnya juga ditahan, yaitu LK, penyedia wisma penginapan santri, dan SH, pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK).

Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie Syahputra dalam keterengan tertulis, Kamis (29/4/2021), menyebutkan, pada tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, menurut hasil audit BPKP Provinsi Aceh, program peningkatan sumber daya santri dengan dana sebesar Rp 9 miliar lebih.

Baca juga: Jaksa Sita Uang Rp 625 Juta dari Kasus Dugaan Korupsi Kunker DPRD Blora

Dari jumlah itu, hasil kerugian negara menurut audit BPKP Provinsi Aceh sebesar Rp 3,7 miliar.

Dia mencontohkan, salah satu letak korupsi itu seperti uang makan santri seharusnya Rp 19.965 per kotak, namun yang dibeli seharga Rp 9.500 per kotak.

“Begitu juga untuk kue, seharusnya Rp 8.910 per kotak tapi yang dibeli itu Rp 4.500. Ketiga orang tersangka ini ikut serta dalam praktik itu,” kata Kapolres.

Baca juga: Diduga Korupsi Dana Komite, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Poso Ditahan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Untuk penginapan, panitia menyewa Wisma Pondok Indah dan makanan dibeli lewat Ira Katering.

“Kegiatan itu 90 hari. Mereka semua itu sudah ditahan. Seterusnya akan dilengkapi berkas penyidikannya dan seterusnya proses penuntutan,” pungkas Kapolres.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Istri Sah Tikam Perempuan Diduga Selingkuhan Suami di Tempat Umum di Makassar, Videonya Viral

Istri Sah Tikam Perempuan Diduga Selingkuhan Suami di Tempat Umum di Makassar, Videonya Viral

Regional
Mayat Wanita Terbungkus Karpet Ternyata Dibunuh Sopir dan Kernet Truk Pasir yang Baru Dikenal Korban

Mayat Wanita Terbungkus Karpet Ternyata Dibunuh Sopir dan Kernet Truk Pasir yang Baru Dikenal Korban

Regional
Puluhan Tahanan Rutan Gresik Ikuti Vaksinasi Covid-19

Puluhan Tahanan Rutan Gresik Ikuti Vaksinasi Covid-19

Regional
Khofifah Lelang 18 Kursi Jabatan Pimpinan Tertinggi di Pemprov Jatim, Ini Daftarnya..

Khofifah Lelang 18 Kursi Jabatan Pimpinan Tertinggi di Pemprov Jatim, Ini Daftarnya..

Regional
Ridwan Kamil Usulkan Distribusi Vaksin ke Daerah Dikelola Pemerintah Provinsi

Ridwan Kamil Usulkan Distribusi Vaksin ke Daerah Dikelola Pemerintah Provinsi

Regional
Terjerat Korupsi Internet Desa, Eks Kepala Dishub Kominfo Banten Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Terjerat Korupsi Internet Desa, Eks Kepala Dishub Kominfo Banten Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Regional
Sultan HB X Sebut Mobilitas Warga Saat Malam Hari Masih Tinggi

Sultan HB X Sebut Mobilitas Warga Saat Malam Hari Masih Tinggi

Regional
Gubernur Babel Kaget, Temukan Fakta Banyak Anggota Satgas Covid -19 Belum Divaksin

Gubernur Babel Kaget, Temukan Fakta Banyak Anggota Satgas Covid -19 Belum Divaksin

Regional
Rumah yang Dilelang Pengusaha Pontianak untuk Bantu Penanganan Covid-19 Laku Rp 205 Juta

Rumah yang Dilelang Pengusaha Pontianak untuk Bantu Penanganan Covid-19 Laku Rp 205 Juta

Regional
Walkot Madiun Sebut Stok Vaksin Covid-19 Kurang: Datang Tadi Malam, Langsung Digunakan Hari Ini

Walkot Madiun Sebut Stok Vaksin Covid-19 Kurang: Datang Tadi Malam, Langsung Digunakan Hari Ini

Regional
Tutup Usia, Almarhum Habib Saggaf Al Jufri Tinggalkan Pesan Ini

Tutup Usia, Almarhum Habib Saggaf Al Jufri Tinggalkan Pesan Ini

Regional
57 Kecamatan di NTT Mengalami Kekeringan Ekstrem

57 Kecamatan di NTT Mengalami Kekeringan Ekstrem

Regional
PPKM Turunkan BOR RSUD Dr Moewardi Solo, dari 600 Tersisa 250 Pasien

PPKM Turunkan BOR RSUD Dr Moewardi Solo, dari 600 Tersisa 250 Pasien

Regional
Gelar Lomba Inovasi Desa, Bupati Kebumen Siapkan Hadiah 10 Mobil

Gelar Lomba Inovasi Desa, Bupati Kebumen Siapkan Hadiah 10 Mobil

Regional
7 Pegawainya Positif Covid-19, Kepala BKD Kota Blitar: Kami Sudah Terapkan WFH 75 Persen...

7 Pegawainya Positif Covid-19, Kepala BKD Kota Blitar: Kami Sudah Terapkan WFH 75 Persen...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X