Mudik ke Sumedang dari Bandung Raya dan Sebaliknya Dilarang karena Tak Masuk Aglomerasi

Kompas.com - 29/04/2021, 09:24 WIB
Petugas kesehatan tengah mengecek suhu tubuh pengendara yang masuk ke Kota Bandung melalui jalur Jalan Dr Djunjunan (Jalan Pasteur) dengan menggunakan scan thermal, Rabu (22/4/2020). Pengecekan yang dilakukan di pos check point Jalan Pasteur ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona (covid-19) di Bandung Raya selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). KOMPAS.com/AGIE PERMADIPetugas kesehatan tengah mengecek suhu tubuh pengendara yang masuk ke Kota Bandung melalui jalur Jalan Dr Djunjunan (Jalan Pasteur) dengan menggunakan scan thermal, Rabu (22/4/2020). Pengecekan yang dilakukan di pos check point Jalan Pasteur ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona (covid-19) di Bandung Raya selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan Kabupaten Sumedang tidak masuk wilayah aglomerasi Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat.

Oleh karena itu, warga di wilayah aglomerasi Bandung Raya yang sudah ditentukan tidak diperkenankan melakukan perjalanan dengan protokol kesehatan Covid-19, menjelang hingga pasca-hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah, mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021.

"Intinya kata mudik tidak boleh. Tetapi kalau perjalanan di wilayah aglomerasi silakan dengan kepentingan yang dikecualikan. Sumedang tidak masuk di dalamnya, hanya Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Bandung Barat. Itu untuk kemudahan teknis dalam penegakan dan pengendalian berdasarkan sudut pandang dari kepolisian," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat Hery Antasari di Bandung, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Mudik Aglomerasi di Jateng Dilarang, Kecuali untuk Keperluan Kerja

Hery menambahkan, Dishub Provinsi Jawa Barat dan Dishub Kota Kabupaten yang masuk Aglomerasi Bandung Raya akan melakukan penyekatan-penyekatan di sejumlah titik perbatasan wilayah aglomerasi Jawa Barat untuk membatasi pergerakan masyarakat sebagai langkah untuk menekan penyebaran Covid-19.

"Kalau aglomerasi Kabupaten Bandung Barat dan Kab Bandung di Subang, Cikole, Rajamandala arah Cianjur, Cijapati, Kamojang ke arah Garut, Nagreg, dan ke arah Sumedang akan dilakukan operasi gabungan dengan kota kabupaten dan Polres," ungkapnya.

Dengan tidak masuknya Sumedang dalam aglomerasi Bandung Raya, Hery memastikan masyarakat yang tinggal di wilayah Bandung Raya juga tidak diperkenankan berwisata ke Sumedang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pelaku perjalanan mudik dan wisata itu tidak boleh," tegasnya.

Baca juga: Perhatikan, Ini Syarat Masuk Wilayah Aglomerasi Mudik Lokal di Kabupaten Bogor

Tidak hanya kendaraan pribadi, angkutan umum dari wilayah aglomerasi Bandung Raya menuju ke Sumedang juga dilarang beroperasi pada tanggal 6 hingga 17 Mei 2021.

"Kalau travel tidak boleh beroperasi tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. Tapi kalau sekarang masih kita lakukan pengetatan saja. Terutama soal protokol kesehatan apakah ada social distancing atau tidak," tandasnya.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Gibran Hilang 5 Hari di Gunung Guntur, Didatangi 5 Orang Misterius dan Tak Pernah Rasakan Malam

Kisah Gibran Hilang 5 Hari di Gunung Guntur, Didatangi 5 Orang Misterius dan Tak Pernah Rasakan Malam

Regional
Siswi SMK yang Muntah-muntah Usai Divaksin Pulang dari RS, Dokter: Bukan KIPI

Siswi SMK yang Muntah-muntah Usai Divaksin Pulang dari RS, Dokter: Bukan KIPI

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 26 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 26 September 2021

Regional
Pemilik Warung Serahkan Diri Usai Bunuh Pelanggan yang Mabuk, Bermula Cekcok di Kedai

Pemilik Warung Serahkan Diri Usai Bunuh Pelanggan yang Mabuk, Bermula Cekcok di Kedai

Regional
Gugur Ditembak KKB, Bharada Kurniadi Diusulkan Dapat Kenaikan Pangkat

Gugur Ditembak KKB, Bharada Kurniadi Diusulkan Dapat Kenaikan Pangkat

Regional
Ayah Tiri Cabuli Anaknya, Tepergok oleh Istrinya Sendiri

Ayah Tiri Cabuli Anaknya, Tepergok oleh Istrinya Sendiri

Regional
Remaja Putri yang Tewas di Lapangan Voli Kediri Ternyata Dibunuh Pacarnya, Terkuak dari Percakapan di Ponsel Korban

Remaja Putri yang Tewas di Lapangan Voli Kediri Ternyata Dibunuh Pacarnya, Terkuak dari Percakapan di Ponsel Korban

Regional
Tolak Proyek 'Malioboro', Penghuni dan Pengusaha di Jalan Ahmad Yani Tegal Akan Gugat Pemkot

Tolak Proyek "Malioboro", Penghuni dan Pengusaha di Jalan Ahmad Yani Tegal Akan Gugat Pemkot

Regional
Polisi Berlakukan 'One Way' di Jalur Puncak Bogor, Kendaraan dari Jakarta Dicegat

Polisi Berlakukan "One Way" di Jalur Puncak Bogor, Kendaraan dari Jakarta Dicegat

Regional
KKB Pimpinan Lamek Taplo Serang Mapolsek Kiwirok, 1 Anggota Brimob Gugur

KKB Pimpinan Lamek Taplo Serang Mapolsek Kiwirok, 1 Anggota Brimob Gugur

Regional
Sempat Dikabarkan Hilang, Warga Sigi Ditemukan Tewas, Kapolres: Tak Ada Kaitan dengan Aksi Teroris

Sempat Dikabarkan Hilang, Warga Sigi Ditemukan Tewas, Kapolres: Tak Ada Kaitan dengan Aksi Teroris

Regional
Sepekan PTM di Kabupaten Bandung Barat Diklaim Berjalan Lancar

Sepekan PTM di Kabupaten Bandung Barat Diklaim Berjalan Lancar

Regional
Dikira Babi, Perempuan Pencari Berondolan Sawit Menjerit Saat Ditembak di Bagian Punggung

Dikira Babi, Perempuan Pencari Berondolan Sawit Menjerit Saat Ditembak di Bagian Punggung

Regional
Medali Perdana PON XX Papua 2021, Tuan Rumah Sabet Emas dari Cabor Cricket Putri

Medali Perdana PON XX Papua 2021, Tuan Rumah Sabet Emas dari Cabor Cricket Putri

Regional
Bupati Lamongan Ditantang Mendes Berantas Kemiskinan Ekstrem, Bilang: Kami Siap 0 Persen Warga Miskin Pada 2024

Bupati Lamongan Ditantang Mendes Berantas Kemiskinan Ekstrem, Bilang: Kami Siap 0 Persen Warga Miskin Pada 2024

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.