Kronologi Remaja 17 Tahun Bunuh Pemalak di Ogan Ilir, Buang Pisau ke Sungai dan Terancam Penjara Seumur Hidup

Kompas.com - 13/04/2021, 13:58 WIB
Ilustrasi WWW.PEXELS.COMIlustrasi

KOMPAS.com - Seorang remaja berinisial DI (17) di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, nekat menusuk pemuda yang memalaknya hingga tewas, Selasa (13/4/2021).

Korban diketahui bernama Azhari (24), warga Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir, tewas dengan luka tusuk di bagian dada di jalan depan SMPN 1 Tanjung Raya.

Menurut polisi, pelaku sebelumnya membuntuti korban. Lalu saat di lokasi kejadian, pelaku memepet motor korban dan menusuk di bagian dada.  

Setelah korban tersungkur, DI kabur ke arah Indralaya dan sempat membuang pisau yang digunakannya di aliran Sungai Kelekar.

Baca juga: Ini Penjelasan Lengkap Pengelola Pantai Anyer Soal Tiket Masuk Rp 100.000

"Ketika diinterogasi pelaku mengaku sebagai pelaku penusukan terhadap korban Azhari hingga meninggal dunia," kata Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Robby Sugara, Selasa (13/4/2021).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Jenguk Tetangga Sakit, Puluhan Warga Tertular Covid-19, Ini Ceritanya

Gara-gara Jenguk Tetangga Sakit, Puluhan Warga Tertular Covid-19, Ini Ceritanya

Regional
Ambil Paksa Kunci di Atas Kulkas lalu Pergi Bawa Motor, Seorang 'Debt Collector' Ditangkap, Begini Ceritanya

Ambil Paksa Kunci di Atas Kulkas lalu Pergi Bawa Motor, Seorang "Debt Collector" Ditangkap, Begini Ceritanya

Regional
Tidak Pakai Masker, Pengedara di Jalur Puncak Bogor Dihukum Push Up

Tidak Pakai Masker, Pengedara di Jalur Puncak Bogor Dihukum Push Up

Regional
Polisi Tangkap 'Debt Collector' yang Ambil Paksa Motor Nasabah, Ini Kronologinya

Polisi Tangkap "Debt Collector" yang Ambil Paksa Motor Nasabah, Ini Kronologinya

Regional
Video Viral Kapolsek Selamatkan Wanita Pendarahan Setelah Melahirkan dengan Menempuh 50 KM dari Dalam Hutan

Video Viral Kapolsek Selamatkan Wanita Pendarahan Setelah Melahirkan dengan Menempuh 50 KM dari Dalam Hutan

Regional
Ganjar Perintahkan Seluruh Bupati/Wali Kota Perketat PPKM Skala Mikro Buntut Kasus Covid-19 Meningkat Tajam

Ganjar Perintahkan Seluruh Bupati/Wali Kota Perketat PPKM Skala Mikro Buntut Kasus Covid-19 Meningkat Tajam

Regional
6 Anggota TNI Aniaya Warga hingga Tewas, Mayatnya Disembunyikan dan Pelaku Ditangkap

6 Anggota TNI Aniaya Warga hingga Tewas, Mayatnya Disembunyikan dan Pelaku Ditangkap

Regional
Kewalahan Hadapi Kasus Covid-19, Jabar Butuh 400 Relawan Medis

Kewalahan Hadapi Kasus Covid-19, Jabar Butuh 400 Relawan Medis

Regional
Munisah Menangis, Anaknya yang Menjadi Calon TKW Loncat dari Gedung Setinggi 15 Meter

Munisah Menangis, Anaknya yang Menjadi Calon TKW Loncat dari Gedung Setinggi 15 Meter

Regional
Sandiaga Uno: Jika Angka Covid Meningkat, Tempat Pariwisata dan Sentra Ekonomi Kreatif Ditutup Sementara

Sandiaga Uno: Jika Angka Covid Meningkat, Tempat Pariwisata dan Sentra Ekonomi Kreatif Ditutup Sementara

Regional
Wali Kota Pontianak Dilarikan ke Rumah Sakit akibat Positif Covid-19, Begini Kondisinya

Wali Kota Pontianak Dilarikan ke Rumah Sakit akibat Positif Covid-19, Begini Kondisinya

Regional
Pemilik Restoran Abal-abal yang Viral Jual Makanan di Lapak Online Ditangkap

Pemilik Restoran Abal-abal yang Viral Jual Makanan di Lapak Online Ditangkap

Regional
Menyoal Bakso yang Diduga Mengandung Bahan Berbahaya di Kupang, Pemilik Heran dengan Hasil Pemeriksaan

Menyoal Bakso yang Diduga Mengandung Bahan Berbahaya di Kupang, Pemilik Heran dengan Hasil Pemeriksaan

Regional
Dilaporkan Lecehkan Dosen, Rektor Unipar Mengaku Khilaf dan Mundur dari Jabatan: Saya Sudah Minta Maaf

Dilaporkan Lecehkan Dosen, Rektor Unipar Mengaku Khilaf dan Mundur dari Jabatan: Saya Sudah Minta Maaf

Regional
Cerita di Balik Monyet yang Ditembak Mati karena Serang Warga, Dulu Sempat Dipelihara Sebelum Dilepaskan Pemiliknya

Cerita di Balik Monyet yang Ditembak Mati karena Serang Warga, Dulu Sempat Dipelihara Sebelum Dilepaskan Pemiliknya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X