Jadi Korban KDRT Lebih 10 Tahun, Warga Semarang Alami Luka Fisik dan Psikis

Kompas.com - 08/04/2021, 22:15 WIB
An illustration of domestic violence. SHUTTERSTOCKAn illustration of domestic violence.

SEMARANG, KOMPAS.com - Seorang warga Kota Semarang mengalami trauma yang mendalam akibat kekerasan yang dilakukan oleh sang suami.

Korban harus menanggung derita fisik dan batin sepanjang kurun waktu lebih dari 10 tahun karena perlakuan semena-mena suami.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Jadi Pemicu Kasus Kekerasan Perempuan di Solo Meningkat

Korban baru berani melaporkan kejadian tersebut kepada Jaringan Peduli Perempuan dan Anak Jawa Tengah (JPPA Jateng).

Pasalnya, selama ini korban ingin menjaga keutuhan rumah tangganya.

Koordinator JPPA Jateng Nihayatul Mukharomah mengatakan, kekerasan fisik dan psikis yang dialami korban berawal sejak tahun 2010.

"Puncaknya di bulan Maret 2021, pelaku melakukan kekerasan lagi. Pelaku menampar pipi kanan korban berkali-kali, memukul kepala korban dengan botol air minum ukuran 800 mililiter hingga botol tersebut terlempar," jelasnya dalam siaran pers, Kamis (8/4/2021).

Ironisnya, tubuh korban didorong dan hidungnya dipukul sebanyak dua kali di depan kedua anaknya yang masih kecil hingga berlumuran darah.

Baca juga: Sepanjang 2020, Ada 69 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Malut

Sebelumnya, aksi kekerasan yang dilakukan SH itu berasal dari pengaduan korban ke LBH APIK yang selama ini memperjuangkan hak-hak perempuan.

Pelaku terus mengulangi perbuatannya pada kurun waktu 2016 dan terakhir pada 27 Maret 2021.

"Awalnya antara korban dan pelaku terjadi perselisihan. Kemungkinan karena ada pihak ketiga. Karena korban pernah mendapati percakapan pelaku dengan perempuan lain di ponsel pelaku, dengan isi percakapan layaknya sepasang kekasih," ungkapnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gerebek Kampung Narkoba, Polisi Tangkap 65 Orang 1 di Antaranya Istri Bandar Besar, 1,5 Kg Sabu Diamankan

Gerebek Kampung Narkoba, Polisi Tangkap 65 Orang 1 di Antaranya Istri Bandar Besar, 1,5 Kg Sabu Diamankan

Regional
Fakta Lengkap Nasabah BRI Cianjur Jadi Korban Skimming, Berawal dari Uang Tabungan Raib hingga Diganti Bank

Fakta Lengkap Nasabah BRI Cianjur Jadi Korban Skimming, Berawal dari Uang Tabungan Raib hingga Diganti Bank

Regional
Detik-detik Penggerebekan Kampung Narkoba, Polisi Sempat Dihujani Petasan, 65 Orang Ditangkap

Detik-detik Penggerebekan Kampung Narkoba, Polisi Sempat Dihujani Petasan, 65 Orang Ditangkap

Regional
Kampung Narkoba di Palembang Digerebek Polisi, Petugas Dihujani Petasan, 65 Orang Ditangkap, Ini Kronologinya

Kampung Narkoba di Palembang Digerebek Polisi, Petugas Dihujani Petasan, 65 Orang Ditangkap, Ini Kronologinya

Regional
'Ayah Saya Panggil Cello...Cello, Balita Itu Terduduk di Onggokan Kayu Menjawab Opa...'

"Ayah Saya Panggil Cello...Cello, Balita Itu Terduduk di Onggokan Kayu Menjawab Opa..."

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Ira Setelah Menikah dengan Pria 58 Tahun | Remaja Tewas Tertabrak Truk Tronton

[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Ira Setelah Menikah dengan Pria 58 Tahun | Remaja Tewas Tertabrak Truk Tronton

Regional
Cerita Haru Bocah 2 Tahun Selamat Usai Terseret Banjir di Adonara, Ayah: Ini Mukjizat

Cerita Haru Bocah 2 Tahun Selamat Usai Terseret Banjir di Adonara, Ayah: Ini Mukjizat

Regional
BNPB Siapkan Bantuan Rp 1 Miliar untuk Penanganan Gempa Malang

BNPB Siapkan Bantuan Rp 1 Miliar untuk Penanganan Gempa Malang

Regional
Derita Pujiati, Rumahnya Ambruk Saat Gempa Malang: Lemas, Saya Orang Tidak Punya

Derita Pujiati, Rumahnya Ambruk Saat Gempa Malang: Lemas, Saya Orang Tidak Punya

Regional
Bapak dan Anak Tenggelam di Pantai, Satu Tewas, Satu Belum Ditemukan

Bapak dan Anak Tenggelam di Pantai, Satu Tewas, Satu Belum Ditemukan

Regional
Nasi Kuning Laku Keras Setelah Doddy Disebut Mirip Lee Min Ho, 1 Jam Beras Ludes 15 Kg, Biasanya Sepi

Nasi Kuning Laku Keras Setelah Doddy Disebut Mirip Lee Min Ho, 1 Jam Beras Ludes 15 Kg, Biasanya Sepi

Regional
Kronologi Penggerebekan Kampung Narkoba di Palembang, Polisi Dihujani Petasan dan 65 Orang Ditangkap

Kronologi Penggerebekan Kampung Narkoba di Palembang, Polisi Dihujani Petasan dan 65 Orang Ditangkap

Regional
Si Penjual Nasi Kuning yang Disebut Mirip Lee Min Ho Ingin Bahagiakan Orangtua, Berharap Tak Dibully

Si Penjual Nasi Kuning yang Disebut Mirip Lee Min Ho Ingin Bahagiakan Orangtua, Berharap Tak Dibully

Regional
Ada Perbedaan Jadwal Imsakiyah antara Kemenag dan Muhammadiyah Jateng, Rapat Digelar, Ini Hasilnya

Ada Perbedaan Jadwal Imsakiyah antara Kemenag dan Muhammadiyah Jateng, Rapat Digelar, Ini Hasilnya

Regional
Hujan Deras di Cianjur,  2 Petani Tewas Tertimpa Saung Saat Berteduh

Hujan Deras di Cianjur, 2 Petani Tewas Tertimpa Saung Saat Berteduh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X