Jembatan Benenai Putus Diterjang Banjir, Akses Kupang ke Malaka Lumpuh Total

Kompas.com - 04/04/2021, 20:33 WIB
Jembatan Benenai yang terletak di Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), berubah bentuk alias miring akibat terjangan banjir.
Sigiranus Marutho Bere/Komaps.comJembatan Benenai yang terletak di Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), berubah bentuk alias miring akibat terjangan banjir.

KUPANG, KOMPAS.com - Banjir bandang yang melanda Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam tiga hari terakhir ini menyebabkan jembatan Benenai putus.

Jembatan sepanjang 300 meter lebih itu sempat bengkok pada Sabtu (3/4/2021) kemarin.

Namun, karena curah hujan yang tinggi di wilayah NTT dalam tiga hari terakhir ini, banjir menyebabkan jembatan itu pun putus, Minggu (4/4/2021).

"Akibat jembatan Benenai yang putus, akses warga yang menggunakan kendaraan dari Kupang menuju Malaka lumpuh total," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu kepada Kompas.com di Kupang, Minggu petang.

Baca juga: Sungai Benenai Meluap, 23 Desa di Kabupaten Malaka, NTT, Terendam Banjir

Jembatan terpanjang di Pulau Timor itu, kata Marius, menjadi satu-satunya akses warga dari Kota Kupang menuju Kota Betun, ibu Kota Kabupaten Malaka.

Pihaknya, kata Marius, sudah melaporkan kondisi jembatan itu ke Pemerintah Pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTT.

Selain jembatan yang putus, kata Marius, banjir juga merendam 22 desa di Kabupaten Malaka, akibat meluapnya sungai Benenai.

Sebanyak 22 desa itu, kata dia, tersebar di lima kecamatan, yakni Kecamatan Malaka Tengah (lima desa), Malaka Barat (11 desa), Weliman (empat desa), Wewiku (satu desa) dan Kecamatan Koba Lima (satu desa).

Baca juga: Puluhan Ribu Jiwa Terdampak Banjir Bima, Satu Tewas dan Jembatan Penghubung Ambruk

Menurut Marius, terkait korban dan kerusakan bangunan masih didata oleh petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malaka.

"Kita tetap akan selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Malaka untuk evakuasi maupun bantuan tanggal darurat," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Ambulans Bawa Pasien Covid-19 Disuruh Putar Balik

Kronologi Ambulans Bawa Pasien Covid-19 Disuruh Putar Balik

Regional
Diduga Bawa Pemudik, Ambulans Diminta Putar Balik, Ini yang Bikin Petugas Curiga

Diduga Bawa Pemudik, Ambulans Diminta Putar Balik, Ini yang Bikin Petugas Curiga

Regional
Pelaku Spesialis Pembobol Ruko di Lombok Barat Ditangkap, Beraksi di Beberapa Lokasi

Pelaku Spesialis Pembobol Ruko di Lombok Barat Ditangkap, Beraksi di Beberapa Lokasi

Regional
Tercebur ke Septic Tank Sedalam 6 Meter, 3 Orang Tewas, Ini Kronologinya

Tercebur ke Septic Tank Sedalam 6 Meter, 3 Orang Tewas, Ini Kronologinya

Regional
Sehari Bertambah 26 Orang yang Meninggal akibat Covid-19 di Riau

Sehari Bertambah 26 Orang yang Meninggal akibat Covid-19 di Riau

Regional
Merawat Toleransi di Bulan Ramadhan, Umat Konghucu Bagikan 568 Paket Beras dan Angpau ke Warga Kurang Mampu

Merawat Toleransi di Bulan Ramadhan, Umat Konghucu Bagikan 568 Paket Beras dan Angpau ke Warga Kurang Mampu

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pemudik Menangis Minta Diloloskan | Klaster Tarawih di Pati, 56 Orang Positif Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Pemudik Menangis Minta Diloloskan | Klaster Tarawih di Pati, 56 Orang Positif Covid-19

Regional
Selamatkan Seorang Warga dari Amuk Massa, Polisi Ini Sampai Terluka

Selamatkan Seorang Warga dari Amuk Massa, Polisi Ini Sampai Terluka

Regional
Kronologi Kernet Tewas Terlindas Truk Saat Tertidur di Aspal, Sopir Lupa Cek Kolong Truk

Kronologi Kernet Tewas Terlindas Truk Saat Tertidur di Aspal, Sopir Lupa Cek Kolong Truk

Regional
Terdesak Kebutuhan Lebaran, Suami Istri di Magetan Nekat Mencuri Kotak Amal di Warung.

Terdesak Kebutuhan Lebaran, Suami Istri di Magetan Nekat Mencuri Kotak Amal di Warung.

Regional
Cerita Belasan Anak Yatim Dibawa Belanja Baju Lebaran, Malu-malu hingga Buat Pramuniaga Menangis

Cerita Belasan Anak Yatim Dibawa Belanja Baju Lebaran, Malu-malu hingga Buat Pramuniaga Menangis

Regional
4 Kali Warganya Tertabrak Kereta di Perlintasan Tanpa Palang, Ini Permintaan Kepala Desa pada Pemda

4 Kali Warganya Tertabrak Kereta di Perlintasan Tanpa Palang, Ini Permintaan Kepala Desa pada Pemda

Regional
Heboh soal Bipang, Khofifah Dan Gus Ipul Pamer Bipang Jangkar Khas Kota Pasuruan

Heboh soal Bipang, Khofifah Dan Gus Ipul Pamer Bipang Jangkar Khas Kota Pasuruan

Regional
Gus Yasin soal Warga Telanjur Mudik: Kalau Sudah Karantina, Monggo Shalat Id

Gus Yasin soal Warga Telanjur Mudik: Kalau Sudah Karantina, Monggo Shalat Id

Regional
Bupati Nganjuk Terjaring OTT, Pejabat Lainnya Bungkam

Bupati Nganjuk Terjaring OTT, Pejabat Lainnya Bungkam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X