KILAS DAERAH

Kilas Daerah Semarang

Wali Kota Hendi: Kematangan Literasi Penting untuk Pembangunan Manusia

Kompas.com - 10/03/2021, 19:24 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau Hendi saat membuka kegiatan Forum Komunikasi Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) 2022-2026 dan Rencana Kerja (Renja) 2022 yang digelar Dinas Arsip dan Perpustakaan, Rabu (10/3/2021). DOK. Humas Pemkot SemarangWali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau Hendi saat membuka kegiatan Forum Komunikasi Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) 2022-2026 dan Rencana Kerja (Renja) 2022 yang digelar Dinas Arsip dan Perpustakaan, Rabu (10/3/2021).

KOMPAS.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau biasa disapa Hendi ini menyatakan, Dinas Arsip dan Perpustakaan memiliki peran penting dalam pembangunan manusia.

“Selain itu, perlu ada kematangan literasi. Hal ini penting untuk pembangunan manusia,” kata Hendi saat membuka kegiatan Forum Komunikasi Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) 2022-2026 dan Rencana Kerja (Renja) 2022 yang digelar Dinas Arsip dan Perpustakaan, Rabu.

Ia menyatakan pembangunan manusia merupakan empat poin utama dalam visi dan misi yang dijunjung Hendi dalam memimpin Kota Semarang untuk lima tahun ke depan.

Menurutnya, pada masa mendatang, masyarakat tidak hanya dituntut untuk bijak dan matang berliterasi, tetapi juga mafhum berliterasi digital dan numerik.

Baca juga: Wali Kota Hendi Minta Pihak Sekolah Siapkan Rencana Pembelajaran Tatap Muka Mulai Juli 2021

“Pandemi Covid-19 yang sedang terjadi saat ini sedikit banyak dan secara tidak langsung mengajarkan percepatan teknologi kepada masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu.

Hendi melanjutkan, masa depan Kota Semarang ditentukan oleh bagaimana Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bergerak menyikapi situasi masa pandemi, khususnya dari segi pembangunan manusia.

Selain membahas pentingnya literasi untuk masa depan, Hendi juga meminta keseriusan jajarannya untuk mengentaskan angka buta huruf di Kota Semarang.

“Angka melek huruf saat ini tercatat pada 99.96. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) selama pandemi mengalami perlambatan. Ini bisa digenjot lewat pendidikan, kesehatan, dan ekonomi,” katanya.

Baca juga: Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Di samping itu, kata dia, perlu ada optimalisasi peran pustakawan dengan jaringan 1.137 perpustakaan sekolah dan kelurahan. Ia juga meminta rencana pengadaan 191 rumah pintar terus diadakan selama pandemi.

Ia menuturkan, semua upaya itu merupakan salah satu ikhtiar Pemkot Semarang dalam membangun sumber daya manusia (SDM).

Selain SDM, Hendi mengatakan, aspek lain yang tidak kalah penting adalah pembangunan infrastruktur dan lingkungan secara berkelanjutan.

“Tantangan Covid-19 tidak seharusnya membuat kita mundur. Mari terus bangkit bersama untuk menyejahterakan rakyat,” ajak Hendi.

Baca juga: Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Sebagai tambahan informasi, selain Hendi, acara tersebut turut mengundang sejumlah akademisi, pustakawan, serta lembaga swadaya masyarakat (LSM) terkait.

Pelibatan berbagai stakeholder pembangunan itu diharapkan dapat menjaring aspirasi dan mengakomodasi kebutuhan riil masyarakat secara tepat sasaran.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
komentar di artikel lainnya