KILAS DAERAH

Kilas Daerah Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Kompas.com - 08/03/2021, 17:01 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi ketika menungjungi penyuntikan kedua vaksinasi tahap 2 di Balai Kota Semarang, Senin (8/3/2021). DOK. Humas Pemkot SemarangWali Kota Semarang Hendrar Prihadi ketika menungjungi penyuntikan kedua vaksinasi tahap 2 di Balai Kota Semarang, Senin (8/3/2021).

KOMPAS.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau Hendi menatakan, proses vaksinasi tahap 2 di Kota Semarang akan ditinjau langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya, Jokowi berencana menyambangi Kota Semarang pada Rabu (10/3/2021) mendatang. Ia pun berharap proses vaksinasi lancar dan berjalan dengan baik.

“Presiden Jokowi akan melakukan pengecekan langsung terkait proses vaksinasi untuk masyarakat kelompok lanjut usia, termasuk tokoh agama dan masyarakat,” kata Hendi saat meninjau proses penyuntikan kedua vaksinasi tahap 2 di Balai Kota Semarang, Senin (8/3/2021).

Dalam acara tersebut, Hendi menyebut jika vaksinasi tahap 2 Kota Semarang telah melebihi target awal yang ditetapkan.

Baca juga: Lansia 90 Tahun Disuntik Vaksin Covid-19 di Kabupaten Semarang, Kondisinya Sehat

“Dengan 125.000 dosis yang diterima Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, sebenarnya target vaksinasi hanya 62.000,” ungkap Hendi, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Senin.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, dalam kunjungannya itu, lanjut Hendi, ia mendapatkan catatan bahwa telah ada 73.443 sasaran yang menerima vaksin tahap 2 untuk penyuntikan pertama.

“Ini nanti sisanya menunggu vaksin berikutnya yang akan datang. Pada Minggu ini, dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) akan memberi vaksin ke Kota Semarang. Tapi masih belum tahu akan turun berapa,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Hendi mengungkapkan, saat ini telah terjadi penurunan tingkat hunian rumah sakit untuk pasien Covid-19 di Kota Semarang.

Baca juga: 15 Toko Roti di Semarang, Ada Dyriana Bakery Buka Sejak 1986

“Saat ini hanya terpakai sekitar 30 sampai 40 persen saja. Bahkan ada beberapa rumah sakit telah menutup ruang isolasi,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang Abdul Hakam menuturkan, pihaknya telah menyampaikan laporan kepada pemerintah pusat terkait daftar penerima vaksin untuk penyuntikan kedua.

“Kemarin sudah menyampaikan informasi kepada teman-teman di pusat terkait siapa-siapa saja yang menerima vaksin. Sampai sekarang kami dihubungi bahwa semuanya bersedia hadir,” kata Abdul.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya