Kubu KLB Masukkan Ridwan Kamil Jadi Calon Ketua Partai, Demokrat Jabar: Kang Emil Tidak Akan Terjebak

Kompas.com - 03/03/2021, 11:16 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tengah menjelaskan soal perkembangan kasus covid di Jawa barat di Mapolda Jabar, Senin (22/2/2021). KOMPAS.COM/AGIE PERMADIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tengah menjelaskan soal perkembangan kasus covid di Jawa barat di Mapolda Jabar, Senin (22/2/2021).

BANDUNG, KOMPAS.com - Nama Ridwan Kamil mendadak terseret pusaran konflik Partai Demokrat.

Gubernur Jawa Barat itu didengungkan masuk dalam salah satu kandidat ketua partai menurut kubu pro kongres luar biasa (KLB).

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Asep Wahyuwijaya berkeyakinan Ridwan Kamil tak akan mau masuk pusaran konflik internal Partai Demokrat.

"Kalau saya secara pribadi, yakin seyakin-yakinnya bahwa tidak mungkin Kang RK mau masuk ke dalam pusaran tetabuhan para politisi liar itu. Kenapa mereka jadi semakin kerasukan saja ya," ucap Asep saat dihubungi via telepon seluler, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Pengamat: Nasdem Gelar Konvensi untuk Cari Capres Alternatif, Bisa Anies atau Ridwan Kamil

Keyakinan Asep senada dengan pernyataan Ridwan Kamil yang memilih fokus mengurus Jabar saat disinggung soal peluang menjadi pengurus Partai Golkar.

"Saya denger Kang RK (Ridwan Kamil) itu ditawarin jadi pimpinan partai di Jabar saja enggak mau, apalagi di fait acompli. Jadi, Insya Allah, saya yakin Kang Emil tidak akan terjebak," ujarnya.

Baca juga: Curiga Ada Povokasi KLB ke Demokrat Jabar, Organisasi Sayap Turun Tangan


Wacana pengganti AHY

Sebelumnya, salah satu pendiri Partai Demokrat, Darmizal mengungkapkan, sudah ada banyak nama yang diwacanakan untuk menggantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Seperti, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, Gubernur Jabar Ridwan Kamil hingga Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor.

"Beberapa nama muncul diwacanakan para kader pemilik suara, antara lain Edhie Baskoro Yudhoyono, Ridwal Kamil Gubernur Jabar, Pak Isran Noor, Gubernur Kaltim. Ada juga Hasnaeni yang sudah jadi Ketum Partai Emas," ujar Darmizal.

Baca juga: Setahun Pandemi Covid-19, Ini Catatan Ridwan Kamil

Isu kudeta di Partai Demokrat

Diberitakan sebelumnya, isu gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) atau kudeta di Partai Demokrat berujung pada pemberhentian dengan tidak hormat atau pemecatan terhadap tujuh orang kader Partai Demokrat.

Enam di antaranya yakni Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib, dan Ahmad Yahya, dipecat karena dinggap terlibat dan mendukung gerakan kudeta.

"Dewan Kehormatan Partai Demokrat telah melakukan rapat dan sidangnya selama beberapa kali dalam sebulan terakhir ini," kata Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, dalam keterangan tertulis, Jumat (26/2/2021).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gadis Ini Menangis Histeris, Mengaku Habis Disetubuhi Pacar 3 Kali

Gadis Ini Menangis Histeris, Mengaku Habis Disetubuhi Pacar 3 Kali

Regional
Selama Ramadhan, Vaksinasi Lansia di Banyumas Digelar Malam Hari

Selama Ramadhan, Vaksinasi Lansia di Banyumas Digelar Malam Hari

Regional
Lima Hari Usai Divaksin, Mario Alami Muntah Darah, Kepala Puskesmas: Tidak Berkorelasi dengan Vaksinasi

Lima Hari Usai Divaksin, Mario Alami Muntah Darah, Kepala Puskesmas: Tidak Berkorelasi dengan Vaksinasi

Regional
Tradisi Pembagian Bubur Samin di Masjid Darussalam Solo Kembali Ditiadakan

Tradisi Pembagian Bubur Samin di Masjid Darussalam Solo Kembali Ditiadakan

Regional
Tanpa Pacaran, Tenri Dilamar dengan 2 Keping Bitcoin Senilai Rp 1,6 M, Ini Kisahnya

Tanpa Pacaran, Tenri Dilamar dengan 2 Keping Bitcoin Senilai Rp 1,6 M, Ini Kisahnya

Regional
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Boltim Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Boltim Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Kesaksian Istri Guru yang Tewas Ditembak KKB, Selamat karena Sembunyi 5 Jam di Kamar Mandi: Pintunya Ditendang 2 Kali

Kesaksian Istri Guru yang Tewas Ditembak KKB, Selamat karena Sembunyi 5 Jam di Kamar Mandi: Pintunya Ditendang 2 Kali

Regional
Gadis Bulukumba Dilamar dengan 2 Keping Bitcoin Bernilai Rp 1,6 M: Harganya Naik Terus

Gadis Bulukumba Dilamar dengan 2 Keping Bitcoin Bernilai Rp 1,6 M: Harganya Naik Terus

Regional
Kepsek dan Guru SMP di Sleman Diberhentikan, Buntut Bocorkan Soal Matematika ASPD ke Siswa, Ingin Muridnya Dapat Nilai Bagus

Kepsek dan Guru SMP di Sleman Diberhentikan, Buntut Bocorkan Soal Matematika ASPD ke Siswa, Ingin Muridnya Dapat Nilai Bagus

Regional
3 Penjual Miras Ilegal di Kulon Progo Ditangkap, Satu di Antaranya Mahasiswa

3 Penjual Miras Ilegal di Kulon Progo Ditangkap, Satu di Antaranya Mahasiswa

Regional
3 Anak di Bawah Umur Mengaku Disiksa, Diancam Dibunuh, Dipaksa Mengaku Mencuri oleh Polisi

3 Anak di Bawah Umur Mengaku Disiksa, Diancam Dibunuh, Dipaksa Mengaku Mencuri oleh Polisi

Regional
Sumsel Masuki Musim Pancaroba, Flu Burung Mengintai Hewan Ternak

Sumsel Masuki Musim Pancaroba, Flu Burung Mengintai Hewan Ternak

Regional
Ada Kampung Narkoba, Ini Asal-usul Kota Palembang, Dikenal dengan Bumi Sriwijaya

Ada Kampung Narkoba, Ini Asal-usul Kota Palembang, Dikenal dengan Bumi Sriwijaya

Regional
Asal Bisa Calistung, Lulusan SD Bisa Jadi Kepala Desa di Nunukan, tapi...

Asal Bisa Calistung, Lulusan SD Bisa Jadi Kepala Desa di Nunukan, tapi...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Fakta Kampung Narkoba di Palembang | Viral Tiket Masuk Pantai Anyer Rp 100.000

[POPULER NUSANTARA] Fakta Kampung Narkoba di Palembang | Viral Tiket Masuk Pantai Anyer Rp 100.000

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X