Setahun Pandemi Covid-19, Ini Catatan Ridwan Kamil

Kompas.com - 02/03/2021, 19:30 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil memimpin Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar di Makodam III Siliwangi, Kota Bandung, Senin (18/1/2021). Humas Pemprov JabarGubernur Jabar Ridwan Kamil memimpin Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar di Makodam III Siliwangi, Kota Bandung, Senin (18/1/2021).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memiliki sejumlah catatan pada momentum setahun sejak kasus pertama Covid-19 diumumkan pada 2 Maret 2020 lalu.

Pria yang akrab disapa Emil itu mencatat, orang pertama yang terpapar Covid-19 di Indonesia merupakan warga Kota Depok, Jawa Barat. Namun, ia meyakini Covid-19 di Indonesia sudah hadir sebelum 2 Maret 2020 mengacu pada kondisi global saat itu.

"Kami menduga Covid sudah masuk lebih dulu dibandingkan tanggal 2 Maret itu. Maka kita refleksi Jabar pada 12 Februari sudah rapat duluan sebulan sebelumnya karena membaca fenomena global sehingga kita menyiagasatukan Jabar," kata Emil di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Setahun Pandemi, Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor Diklaim Turun, Bupati Ade Yasin Beri Penghargaan ke Kades

Sempat dianggap berlebihan saat umumkan Jabar Siaga 1

Sebulan sebelum kasus pertama diumumkan, Emil sudah lebih dulu mengumumkan siaga I untuk Jawa Barat. Namun, ketika itu keputusannya dianggap sejumlah pihak terlalu berlebihan.

"Statment siaga I itu sempat tidak disukai karena saat itu banyak yang tidak paham, padahal maksud saya infrastruktur harus siap," ucapnya.

Emil menuturkan, banyak pelajaran yang bisa dipetik dari pandemi tersebut. Salah satunya, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dinilai lebih efektif daripada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Evaluasi di Jabar ternyata PPKM ini lebih berhasil dari PSBB. Karena PSBB itu opsional siapa yang mau nanti disetujui (pusat). Makanya ada yang pakai ada yang tidak jadi tidak komprehensif. Kalau PPKM, khususnya Jawa Bali suka tidak suka semua daerah melakukan maka sekarang trennya sudah turun. Kasus aktif masih ada tapi tren kami turun," paparnya.

Baca juga: Setahun Pandemi di Indonesia, Ini Cerita di Balik Orang-orang yang Sembuh dari Covid-19

Catatan soal data yang tumpang tindih...

Lalu, kata Emil, banyak masalah yang masih perlu mendapat perhatian besar. Seperti data kasus harian yang masih tumpang tindih.

"Problem kami adalah kasusnya datang masih belum clear, karena itu bukan wilayah kami, kami berharap yang diumumkan itu kasus baru. Karena orang sembuh masih diumumkan juga oleh pengumuman harian," kata Emil.

Ia menjelaskan, proses vaksinasi akan menjadi kunci penanganan Covid-19. Ia juga mencatat soal pentingnya kepemimpinan dimasa pandemi.

"Vaksinasi menjadi kunci di 2021 karena gak ada lagi, kita mau beres pakai apa kalau gak pakai vaksin. Dan sejarah membuktian semua pandemi di dunia beres oleh vaksin. Mudah-mudahan dengan kehadiran vaksinasi yang sukses bisa memulihkan pandemi dan ekonomi," jelasnya. 

Baca juga: Setahun Covid-19, Ridwan Kamil Minta Maaf Sekaligus Berterima Kasih



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 WNI Ditangkap karena Coba Masuk Malaysia Saat Lockdown, 3 Positif Covid-19

5 WNI Ditangkap karena Coba Masuk Malaysia Saat Lockdown, 3 Positif Covid-19

Regional
Cerita Sulitnya Dapat Vaksin, Puskesmas Habis, Daftar Online Kuota Penuh

Cerita Sulitnya Dapat Vaksin, Puskesmas Habis, Daftar Online Kuota Penuh

Regional
Sudah Menunggu dari Subuh dan Berdesak-desakan, tapi Warga Tak Kunjung Dapat Vaksin

Sudah Menunggu dari Subuh dan Berdesak-desakan, tapi Warga Tak Kunjung Dapat Vaksin

Regional
Korupsi Rp 243 Juta, Mantan Kades Kabur 4 Bulan ke Malaysia, Mengaku Banyak Utang karena Proyeknya Gagal

Korupsi Rp 243 Juta, Mantan Kades Kabur 4 Bulan ke Malaysia, Mengaku Banyak Utang karena Proyeknya Gagal

Regional
Kisah Siamang Umang, Dianggap Anak Sendiri oleh Warga, 6 Tahun Bersama Akhirnya Berpisah

Kisah Siamang Umang, Dianggap Anak Sendiri oleh Warga, 6 Tahun Bersama Akhirnya Berpisah

Regional
Cerita Henoch, Importir yang Alih Profesi Jadi Penjual Kopi Keliling

Cerita Henoch, Importir yang Alih Profesi Jadi Penjual Kopi Keliling

Regional
Stok Oksigen di RSUD Sulbar Menipis, Hanya Tersisa 10 Tabung

Stok Oksigen di RSUD Sulbar Menipis, Hanya Tersisa 10 Tabung

Regional
Camat Diperiksa karena Halangi Polisi Bubarkan Kerumunan di Pesta Pernikahan

Camat Diperiksa karena Halangi Polisi Bubarkan Kerumunan di Pesta Pernikahan

Regional
Denda Telat Bayar Pajak Kendaraan di Jabar Dihapus

Denda Telat Bayar Pajak Kendaraan di Jabar Dihapus

Regional
Dituduh Mau Tawuran, 6 Anak Panti Asuhan Diperas Pelajar, Ternyata Uangnya untuk Beli Rokok

Dituduh Mau Tawuran, 6 Anak Panti Asuhan Diperas Pelajar, Ternyata Uangnya untuk Beli Rokok

Regional
Sempat Ditakut-takuti, Kakek yang Bersepeda Belasan Kilometer Mengaku Tambah Bugar Usai Divaksin

Sempat Ditakut-takuti, Kakek yang Bersepeda Belasan Kilometer Mengaku Tambah Bugar Usai Divaksin

Regional
Mobil Rescue Dinas Sosial Tabrak Pesepeda di Makassar, Korban Alami Luka pada Wajah

Mobil Rescue Dinas Sosial Tabrak Pesepeda di Makassar, Korban Alami Luka pada Wajah

Regional
Stok Vaksin di Gudang Dinkes Medan Tinggal 150 Dosis, Suntikan Dosis Pertama Dihentikan

Stok Vaksin di Gudang Dinkes Medan Tinggal 150 Dosis, Suntikan Dosis Pertama Dihentikan

Regional
Setelah Sebulan, Jenazah ABK Asal Siantar Akhirnya Tiba di Rumah Duka

Setelah Sebulan, Jenazah ABK Asal Siantar Akhirnya Tiba di Rumah Duka

Regional
Dicabuli Ayah dan Paman Tiri Sejak SD hingga Hamil, Korban Mengaku Sering Diancam

Dicabuli Ayah dan Paman Tiri Sejak SD hingga Hamil, Korban Mengaku Sering Diancam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X