Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Curiga Ada Povokasi KLB ke Demokrat Jabar, Organisasi Sayap Turun Tangan

Kompas.com - 19/02/2021, 20:57 WIB
Farida Farhan,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KARAWANG, KOMPAS.com - Organisasi sayap Partai Demokrat Insan Muda Demokrat Indonesia (IMDI) Jawa Barat mengendus adanya upaya memprovokasi kader Demokrat Jabar oleh mantan pengurus untuk mengikuti Kongres Luar Biasa Demokrat.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMDI Jabar H Irwan Koesdradjat menyatakan, pihaknya sudah melakukan langkah persuasif dengan menyatakan sikap langsung kepada seseorang yang berusaha memprovokasi pengurus Demokrat Jabar untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB).

Orang dimaksud adalah mantan pengurus Demokrat yang kini sudah berlabuh ke partai lain, yakni berinsial DH.

Baca juga: Dicopot dari Jabatan Ketua DPC Demokrat Blora, Bambang Susilo Akan Layangkan Somasi

Irwan menuding orang tersebut berupaya mengorganisir beberapa para ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan kader Partai Demokrat Jawa Barat untuk ikut melaksanakan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat.

"Kami sudah mendatangi rumahnya di Karawang. Tapi kebetulan beliau tidak ada di rumah. Lalu kami memberikan pernyataan sikap kepada beliau," kata Irwan kepada Kompas.com via sambungan telepon, Jumat (19/2/2021).

Irwan mengatakan, pihaknya mengecam langkah provokatif yang dilakukan mantan pengurus yang akan mengadakan KLB Partai Demokrat.

"Saudara DH menjanjikan sejumlah uang dengan rincian akan dibayar 25 persen di muka dan sisanya saat pelaksanaan kongres luar biasa kepada para ketua DPC atau kader partai Demokrat yang ikut serta dalam KLB," katanya.

Menurut Irwan, tindakan tidak terpuji tersebut sangat melanggar kode etik dan hukum mengingat DH saat ini statusnya bukan lagi sebagai pengurus maupun kader Partai Demokrat.

Maka dari itu, DPD IMDI Jawa Barat mendesak DH agar menghentikan tindakannya. Jika tidak, pihaknya akan menempuh jalur hukum.

"Kami akan melakukan tindakan kepada pihak yang berwajib bilamana beliau (DH) masih memprovokasi kader-kader Demokrat di Jawa Barat," tandas ketua Bappilu Demokrat Jawa Barat ini.

"Tolong jangan ganggu partai kami yang sudah kondusif," tandas Irwan.

Baca juga: Ketua DPC Blora yang Dukung KLB Dicopot, Partai Demokrat Tunjuk Plt

Sementara itu, DH ketika dikonfirmasi Kompas.com via WhatsApp belum menanggapi terkait tudingan tersebut. Pesan yang disampaikan Kompas.com sudah terkirim dengan status centang biru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com