Ingin Penerapan PPKM Mikro Tak Dibatasi, Wali Kota Malang: Sampai Covid-19 Selesai...

Kompas.com - 22/02/2021, 15:25 WIB
Wali Kota Malang, Sutiaji saat diwawancara di Balai Kota Malang, Rabu (10/2/2021). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKWali Kota Malang, Sutiaji saat diwawancara di Balai Kota Malang, Rabu (10/2/2021).

MALANG, KOMPAS.com - Wali Kota Malang Sutiaji mengusulkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro dilaksanakan sampai pandemi Covid-19 berakhir.

Menurutnya, PPKM berskala mikro efektif menurunkan angka penularan Covid-19 dan tidak berdampak signifikan terhadap perekonomian warga.

Sutiaji mengaku sudah menyampaikan usulannya itu kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Menurutnya, pemerintah pusat sedang mempertimbangkan usulannya itu.

"Sekarang masuk tahap dua (PPKM Mikro) dan rupa-rupanya usulan dari kami itu dipertimbangkan pemerintah pusat bahwa PPKM tidak usah batas waktu. PPKM Mikro sampai seterusnya, sampai Covid-19 selesai. Dan masyarakat terbiasa teredukasi dengan disiplin protokol Covid-19," kata Sutiaji di Balai Kota Malang, Senin (22/2/2021).

Sutiaji mengatakan, jika usulannya disetujui dan diterapkan pemerintah pusat, periode dua mingguan yang selama ini menjadi batas waktu pelaksanaan PPKM akan menjadi periode evaluasi bertahap.

Baca juga: Rombongan Pejabat Pemkab Jember yang Ditunjuk Faida Dikembalikan ke Posisi Semula, Ini Alasannya...

"Dibatasi dua mingguan untuk evaluasi saja," katanya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemberlakuannya tidak hanya terbatas pada Jawa dan Bali, melainkan akan diterapkan di seluruh Indonesia.

"Pemberlakuannya juga nanti seluruh Indonesia," jelasnya.

Insentif untuk RT

Sementara itu, PPKM berskala mikro memanfaatkan RT untuk pencegahan penularan Covid-19. Di Kota Malang, setiap RT mendapat insentif berupa dana bantuan operasional sebesar Rp 500.000.

 

Sutiaji mengaku, insentif untuk RT itu sudah dalam proses pencairan.

"Yang penting (penyaluran) sudah dimulai Rabu kemarin. Teknis di lapangan akan saya pantau nanti, saya tanyakan ke RTnya," jelasnya.

Melalui PPKM Mikro itu, setiap RT di Kota Malang harus mendirikan posko pengendalian Covid-19.

Baca juga: Tambahan Kasus Positif Covid-19 di Kota Malang Menurun, Satgas Sebut Efek PPKM Mikro

Saat ini, sudah ada 1.120 posko PPKM Mikro di Kota Malang. Nantinya, seluruh RT yang berjumlah 4.226 dan tersebar di 57 kelurahan akan memiliki posko PPKM.

"Karena kan basic-nya seluruh RT. Nanti semua RT ada PPKM Mikro," katanya.

Diketahui, pemerintah pusat memperpanjang pelaksanaan PPKM berskala mikro hingga 8 Maret.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X