Kompas.com - 22/02/2021, 14:33 WIB
Dari 9 jenazah korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Pabatu, Tebing Tinggi pada Minggu (21/2/2021) malam, 4 di antaranya disholatkan kemudian dikebumikan di tempat pemakaman Kamboja di Lau Dendang. KOMPAS.com/DEWANTORODari 9 jenazah korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Pabatu, Tebing Tinggi pada Minggu (21/2/2021) malam, 4 di antaranya disholatkan kemudian dikebumikan di tempat pemakaman Kamboja di Lau Dendang.

MEDAN, KOMPAS.com - Kesembilan korban tewas dalam kecelakaan maut lalu lintas di kawasan Pabatu, Tebing Tinggi pada Minggu (21/2/2021) malam, sehari sebelumnya menghadiri undangan pernikahan dan diduga sempat mandi-mandi di tempat pemandian di Damanik.

Ayah almarhum Fahrul Hanafi (22) dan Arzita Haulani (18), Rahmadi (55) menjelaskan, kedua anaknya berangkat ke Pematang Siantar dengan suasana ceria dan tidak ada tanda-tanda khusus.

"Cerita-cerita aja. Makanya pas pigi (pergi) pun, pelukan, salaman. Gak ada tanda-tanda," katanya.

Dijelaskannya, keberangkatan kedua anaknya bersama 7 teman sekampungnya ke Pematang Siantar untuk menghadiri pernikahan temannya.

"Pergi undangan teman anak remaja mesjid ini. Jadi dapat orang Siantar, orang ini ke sana," katanya.

Baca juga: Tangis Rahmadi Kehilangan 2 Anak dalam Kecelakaan Maut Pabatu, Ungkap Sempat Berpelukan Sebelum Pergi

Telepon anak, yang angkat polisi

Rahmadi menuturkan, dia sempat berkomunikasi terakhir kali dengan anaknya pada pukul 20.00 WIB. Saat itu, mereka sedang berada di kawasan Damanik.

Selanjutnya dia menerima informasi dari teman korban bahwa anaknya mengalami kecelakaan.

Dia pun kemudian menghubungi nomor telepon anaknya dan diangkat oleh polisi.

"Udah bapak langsung aja kemari karena ini 9 meninggal di RS Bhayangkara Medan," katanya.

Rahmadi tak menyangka, salaman dan pelukan kedua anaknya saat akan pergi ke undangan pernikahan itu adalah yang terakhir kali.

"Ini anak kedua dan ketiga. Yang pertama lagi tugas," katanya.

Baca juga: Kecelakaan Maut Avanza Vs Bus di Pabatu Tebing Tinggi, 9 Korban Tewas Rombongan Remaja Masjid

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X