Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Kepsek yang Pecat Guru Honorer karena Unggah Gaji Diselidiki

Kompas.com - 19/02/2021, 10:04 WIB
Suasana rapat di gedung DPRD Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan terkait guu honorer yang dipecat melalui pesan singkat lantaran memposting rincian gaji Rp 700.000 selama 4 bulan. Senin, (15/2/2021). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Suasana rapat di gedung DPRD Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan terkait guu honorer yang dipecat melalui pesan singkat lantaran memposting rincian gaji Rp 700.000 selama 4 bulan. Senin, (15/2/2021).

BONE, KOMPAS.com- Polemik di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 169 Sadar, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, tampaknya belum berakhir. 

Inspektorat Kabupaten Bone saat ini menyelidiki penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah dan dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan kepala sekolah itu, Hamsinah.

"Kami tetap mengambil tindakan dan sekarang ini dalam tahapan penyelidikan dan terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Bone) selaku pelaksana teknis di lapangan dan mungkin hari Senin sudah ada keputusan," kata Kepala Inspektorat Kabupaten Bone, Andi Yamin Tahir, saat dihubungi, Jumat (19/2/2021). 

Baca juga: Guru Honorer Batal Dipecat, DPRD Bone Tetap Lanjutkan Petisi Pencopotan Kepala Sekolah

Pencopotan Hamsinah dari jabatannya, seperti dimintakan warga Desa Sadar lewat petisi yang diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bone, juga tergantung hasil penyelidikan tersebut. 

Andi Yamin bahkan menyatakan, petisi dari warga itu bakal jadi pertimbangan untuk menentukan nasib jabatan Hamsinah. 

"Petisi dari masyarakat juga merupakan salah satu referensi untuk dijadikan bahan tetapi tidak serta merta akan memenuhi petisi tersebut semuanya tergantung dari hasil penyelidikan" kata Andi Yamin Tahir.

SDN 169 Sadar menjadi sorotan publik setelah seorang guru honorernya dipecat setelah mengunggah besaran gajinya selama empat bulan bekerja hanya Rp 700.000. 

Baca juga: Kepala Sekolah Minta Maaf, Guru yang Dipecat karena Unggah Gaji Akan Kembali Mengajar

Pemecatan guru honorer bernama Hervina (34) dilakukan suami kepala sekolahnya lewat pesan singkat. 

Menanggapi pemecatan Hervina, warga Desa Sadar mengirim petisi ke DPRD Bone untuk meminta Hamsinah dicopot dari jabatannya. 

Pasalnya, selain dianggap sewenang-wenang, Hamsinah juga dituding jarang datang ke sekolah tempatnya bekerja. 

Masalah antara Hervina dan Hamsinah pun dimediasi DPRD Bone. Hamsinah sudah meminta maaf dan Hervina sudah diperbolehkan kembali mengajar. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X