Gugatan Harno-Bayu Ditolak MK, KPU Tetapkan Bupati Rembang Terpilih Besok

Kompas.com - 18/02/2021, 23:00 WIB
Pasangan Harno - Bayu Andriyanto mendaftar calon Bupati dan wakil Bupati Pilkada Rembang Pilkada Rembang ke KPU setempat dengan berjalan kaki bersama rombongan 300 orang, Jumat (4/9/2020). KOMPAS.COM/PUTHUT DWI PUTRANTO NUGROHOPasangan Harno - Bayu Andriyanto mendaftar calon Bupati dan wakil Bupati Pilkada Rembang Pilkada Rembang ke KPU setempat dengan berjalan kaki bersama rombongan 300 orang, Jumat (4/9/2020).

REMBANG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang akan menetapkan pasangan Hafidz-Hanies sebagai Bupati dan Wakil Bupati Rembang terpilih, Jumat (19/2/2021) besok.

Ketua KPU Rembang M Ika Iqbal mengatakan, penetapan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih dilakukan usai Mahkamah Konstitusi menolak gugatan yang diajukan oleh pasangan calon Harno-Bayu.

"Kemarin di sidang tanggal 16 (Februari) sudah muncul putusan MK dan diputuskan permohonan pemohon tidak dapat diterima," ucap Iqbal saat dihubungi Kompas.com, Kamis (18/2/2021).

Baca juga: Bupati Terpilih Belum Ditetapkan Mendagri, Gubernur Sumsel Lantik 7 Plh

Iqbal mengatakan, penetapan pasangan Hafidz-Hanies akan dilaksanakan pukul 10.00 WIB di Hotel Gajah Mada Rembang.

Untuk mencegah adanya kegaduhan yang tidak diinginkan, KPU sudah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mengamankan jalannya penetapan Bupati dan Wakil Bupati Rembang terpilih.

"Kalau kita koordinasi dengan polres dan kodim, tetap ada pengamanan, jadi ada mungkin sekitar 50 personel untuk pengamanan," terangnya.

Baca juga: Terkait Penetapan Bupati Terpilih Orient Riwu Kore, KPU Sabu Raijua Digugat ke PTUN

Perlu diketahui, Pilkada Rembang diikuti oleh dua paslon yakni, Harno-Bayu Andriyanto dan Abdul Hafidz-M Hanies Cholil Barro.

Berdasarkan hasil rekapitulasi manual, paslon 02 Hafidz-Hanies memperoleh 214.237 suara

Sementara lawannya Harno-Bayu Adriyanto mendapatkan 208.736 suara..

Harno-Bayu menduga proses pemungutan suara diduga banyak pelanggaran. Sehingga pihaknya melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar Optimis Percepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar Optimis Percepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X