300 Penyintas Covid-19 di Kota Tegal Siap Donasikan Plasma Konvalesen

Kompas.com - 15/02/2021, 18:38 WIB
Di hadapan Wali Kota Tegal Dedy Yon, sejumlah penyintas Covid-19 membacakan deklarasi siap menjadi donor plasma konvalesen di Markas PMI Kota Tegal, Senin (15/2/2021) KOMPAS.com/Tresno SetiadiDi hadapan Wali Kota Tegal Dedy Yon, sejumlah penyintas Covid-19 membacakan deklarasi siap menjadi donor plasma konvalesen di Markas PMI Kota Tegal, Senin (15/2/2021)

TEGAL, KOMPAS.com - Sedikitnya 300 penyintas Covid-19 di Kota Tegal, Jawa Tengah, mendeklarasikan diri siap mendonasikan plasma konvalesen.

Ketua PMI Kota Tegal Agus Dwi S mengatakan, tak sedikit dari penyintas Covid-19 sebelumnya mendapat stigma negatif bahkan ada yang sampai mendapat perundungan.

Saat ini, secara sukarela mereka membantu terapi kesembuhan pasien Covid-19 dengan mendirikan Paguyuban Donor Darah Plasma Konvalesen Sukarela (PDDPKS) Kota Tegal.

"Tak sedikit dari mereka mendapat bullying dan dianggap harus dijauhi. Saat ini justru siap menjadi pahlawan bagi orang lain. Dalam konteks ini kita menyebut mereka from zero to hero,” kata Agus kepada wartawan, Senin (15/2/2021).

Baca juga: Penyintas Covid-19 OTG Tidak Disarankan Donasikan Plasma Konvalesen

Agus mengatakan, mereka berusia 18 hingga 59 tahun, dan sudah dinyatakan negatif Covid-19 lebih dari 14 hari.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Paling banyak laki-laki. Ada perempuan yang belum pernah hamil. Dan yang pasti mereka sehat dan memiliki antibodi yang bagus serta lolos serangkaian tes kesehatan," kata Agus.

Agus mengatakan, PMI Kota Tegal sendiri saat ini sudah siap menerima donasi plasma konvalesen. Metodenya sama halnya dengan proses donasi darah secara konvensional.

Sementara itu, Wali Kota Dedy Yon Supriyono mengapresiasi dan menyampaikan rasa terima kasih atas apa yang telah dilakukan untuk kesembuhan pasien Covid-19.

“Artinya di masa pandemi ini semua pihak memang tergerak untuk membantu sesama. Dari mereka setetes plasma bisa menyelamatkan nyawa. Dari mereka keganasan virus corona juga bisa dihentikan” kata Dedy.

Baca juga: Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Menurut Dedy, unit donor darah PMI Kota Tegal saat ini sangat membutuhkan bank plasma konvalesen.

"Karena salah satu terapi yang dianggap cukup ampuh, adalah dengan menggunakan donor plasma konvalesen ini," katanya.

Plasma konvalesen ini diperoleh dari orang yang sudah sembuh dari Covid-19 atau penyintas, yang selanjutnya diberikan kepada orang yang mengalami kondisi kritis akibat Covid-19.

“Semoga keikhlasan donor plasma termasuk perilaku mulia, dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT,” pungkas Dedy.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X