Kompas.com - 29/01/2021, 20:04 WIB
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Majapahit, Banguntapan, Bantul, DI Yogyakarta, Rabu (27/1/2021).

Dari penyelidikan sementara polisi, penyebab kecelakaan itu karena mobil yang dikendarai oleh seorang remaja berinisial EHS (14) hilang kendali.

Akibatnya, mobil menabrak sejumlah kendaraan sepeda motor yang berhenti di lampu merah.

Dalam insiden itu satu orang diketahui meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka-luka.

Baca juga: Kecelakaan Maut Bantul, Berawal dari Anak 14 Tahun Gantikan Ayahnya Menyetir

Kronologi kejadian

Ilustrasi lampu merah.SHUTTERSTOCK Ilustrasi lampu merah.

Kanit Laka Lantas Polres Bantul, Iptu Maryana mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi di perempatan blok O.

Saat kejadian itu lampu APILL diketahui sedang menyala merah sehingga banyak pengemudi sepeda motor yang berhenti.

Namun dari arah belakang atau utara ke selatan, mobil Kia Picanto yang dikemudikan EHS melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak sejumlah sepeda motor yang berhenti di depannya tersebut.

"Saat kejadian pengemudi Picanto tidak mampu menguasai laju kendaraanya dan menabrak beberapa kendaraan yang berhenti," kata Maryana saat dihubungi melalui sambungan telepon Kamis (28/1/2021)

Awalnya, kata Maryana, mobil menabrak tiga kendaraan sepeda motor yakni Honda Supra Fit AB 3050 UF, Honda Supra X 125 K 3380 ATC, dan Honda Beat AB 2026 ZJ.

Namun, akibat benturan keras itu juga menyebabkan tabrakan beruntun terhadap sejumlah sepeda motor lainnya.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Bantul, Bocah 14 Tahun Setir Kia Picanto Tabrak 8 Motor, 1 Tewas

1 korban tewas dan 2 luka-luka

Ilustrasi tewasSHUTTERSTOCK Ilustrasi tewas

Maryana mengatakan, pengemudi mobil yang menabrak sejumlah kendaraan sepeda motor di lampu merah tersebut diketahui warga kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Kecelakaan tersebut, menurutnya terjadi karena sang pengemudi mobil belum cukup umur dan kurang mahir dalam mengemudi mobil.

Akibat insiden itu satu orang pengemudi sepeda motor atas nama Safii Widodo (32), warga Kelurahan Caturtunggal, Kecamatan Depok, Sleman.meninggal dunia dan dua orang pengemudi sepeda motor lainnya mengalami luka-luka.

"Korban meninggal dunia karena cedera berat pada kepala," ucap Maryana.

Untuk mengusut kasus tersebut, polisi hingga saat ini masih melakukan penyelidikan.

Baca juga: Detik-detik Minimarket Ludes Dibakar Pegawainya Sendiri

Pengakuan orangtua pengemudi mobil

Ilustrasi polisi KOMPAS.com/NURWAHIDAH Ilustrasi polisi

Maryana mengatakan, dari keterangan yang didapat dari orangtuanya, EHS sudah terbiasa menyetir.

Saat kejadian itu, ayahnya sengaja meminta EHS untuk menggantikannya menyetir mobil karena sedang tidak enak badan.

"Dari keterangan orangtua, si anak sudah terbiasa menyopir, tapi karena usia masih belum cukup dan kemungkinan belum cakap dalam mengambil keputusan. Pada saat mengemudi kan konsentrasi hilang sehingga dalam mengambil suatu keputusan menjadi suatu berisiko fatal," kata Maryana saat dihubungi, Jumat (29/1/2021).

Sejauh ini polisi masih melakukan pendalaman penyelidikan dan belum menetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan tersebut.

Baca juga: Fakta Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Dilakukan 2 Kali, Alasannya Takut Diceraikan

Namun demikian, dirinya mengimbau kepada orangtua agar tidak membiarkan anaknya yang belum cukup umur untuk mengendarai kendaraan bermotor. Pasalnya, selain berpotensi merugikan diri sendiri juga orang lain.

"Memberikan ruang sama saja memberikan maut di pundaknya si anak," kata Maryana.

Penulis : Kontributor Yogyakarta, Markus Yuwono | Editor : Teuku Muhammad Valdy Arief, Khairina

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Regional
Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Regional
Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Regional
Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Regional
Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Regional
Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Regional
Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Regional
Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Regional
Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.