5 Fakta Syuting Sinetron "Ikatan Cinta" Timbulkan Kerumunan, Kapolres hingga Bupati Bogor Ikut Turun Tangan

Kompas.com - 29/01/2021, 13:06 WIB
Petugas Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor membubarkan massa yang berkerumun dalam proses syuting film sinetron ikatan cinta di Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Rabu (27/1/2021). Dok Polres BogorPetugas Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor membubarkan massa yang berkerumun dalam proses syuting film sinetron ikatan cinta di Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Rabu (27/1/2021).

KOMPAS.com - Proses syuting sinetron Ikatan Cinta terpaksa membuat Kapolres Bogor dan Bupati Bogor ikut memantau.

Sebab, pengambilan gambar menimbulkan kerumunan di tengah pandemi.

Selama beberapa waktu terakhir, syuting sinetron yang dibintangi aktris Amanda Manopo itu dilakukan di area hotel di Kampung Pasir Cidadap, Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tim gabungan kepolisian, Satgas Covid-19 hingga Satpol PP pun turun tangan untuk mencegah kerumunan warga yang ingin menyaksikan.

Baca juga: Fakta Syuting Ikatan Cinta yang Timbulkan Kerumunan, Dipasang Penghalang hingga Warga Dibubarkan

1. Kerumunan warga dibubarkan polisi

Ilustrasi Polisi KOMPAS.com/NURWAHIDAH Ilustrasi Polisi
Dilansir dari Tribun Bogor, polisi sempat membubarkan kerumunan warga yang menonton proses syuting sinetron tersebut.

Pembubaran terlihat dari video yang beredar. Video diambil pada 17 Januari 2021 lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tampak anak-anak hingga orang tua berkerumun di depan pintu gerbang masuk menuju lokasi syuting.

"Silakan saya imbau siapa pun yang ada di sini membubarkan diri, sayangi anak-anaknya, sekarang masa Covid-19," kata petugas saat membubarkan massa dalam video beredar.

Baca juga: Kapolres Bogor Janji Cek Kerumunan Syuting Sinetron Ikatan Cinta, Kru Diminta Pasang Pagar Penghalang

 

Ilustrasi Covid-19Shutterstock/Petovarga Ilustrasi Covid-19
2. Kerumunan diklaim sudah berkurang

Kapolres Bogor AKBP Harun membenarkan adanya kerumunan warga yang ingin menyaksikan syuting sinetron itu.

Dia menegaskan aparat sudah melakukan upaya-upaya pencegahan hingga tindakan tegas sejak dimulainya syuting sekitar tiga bulan lalu.

Menurutnya kini kerumunan sudah jauh berkurang dibandingkan beberapa waktu lalu.

"Kita juga sudah memberi imbauan kepada mereka. Jadi masyarakat sebenarnya yang berkerumun. Sekarang sudah jauh berkurang kok (kerumunannya). Tidak seperti kita kenal kemarin (berkerumun)," kata Harun usai mengikuti program vaksinasi Covid-19, Kamis (28/1/2021).

Polisi akan berkoordinasi dengan Satpol PP jika masih ditemukan pelanggaran protokol kesehatan.

"Kita nanti koordinasi dengan Satpol PP, akan kita tertibkan," ujar dia.

Baca juga: Syuting Sinetron Ikatan Cinta Timbulkan Kerumunan, Bupati Bogor: Kalau Melanggar, Harus Dibubarkan

3. Dipasang penghalang

Ilustrasi syuting filmDOK. WEGO Ilustrasi syuting film
Polisi pun telah berkoordinasi dengan kru pembuat sinetron itu untuk mencegah kerumunan.

Hasilnya, pembuat film harus memasang penghalang agar tidak ada warga yang mendekati lokasi.

Kru juga diminta melakukan rapid test antigen secara berkala.

"Kalau memang itu melanggar hukum akan kita tindak tegas, tapi kita cek semalam juga. Kita pantau lagi tidak ada kegiatan, bersih, enggak ada kerumunan (lagi)," kata Harun.

Baca juga: Sinopsis Ikatan Cinta 27 Januari, Al Mencurigai Keterlibatan Sarah

4. Bupati angkat bicara

Bupati Bogor Ade Yasin telah memerintahkan Satgas Covid-19 mengecek kegiatan syuting di wilayahnya.

Sebab dalam Surat Keputusan (SK) perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), ada poin yang menghentikan sementara kegiatan sosial budaya.

"Di dalam poin H itu kan kegiatan sosial budaya dihentikan dulu, dan ini (syuting) adanya di wilayah Kabupaten Bogor. Saya sudah memberikan instruksi kepada Satpol PP untuk ditindaklanjuti," kata Ade saat ditemui usai menghadiri pencanangan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Cimandala, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (28/1/2021).

"(Acara syuting Ikatan Cinta) ya kalau melanggar aturan harus dibubarkanlah," lanjut Ade yang juga sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor.

Baca juga: Heboh Jagal Kucing di Medan dan Hilangnya Kucing Sonia yang Bernama Tayo

5. Soroti aturan KPI

Ade Yasin juga menyoroti adanya aturan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tentang protokol kesehatan dalam proses syuting.

Ade menilai seharusnya pembuat sinetron ikut melakukan pencegahan penularan Covid-19 dengan cara menaati protokol kesehatan.

"Yang pertama, kerumunannya itu dibubarkan. Yang kedua, kita lihat apakah aktivitasnya itu memakai masker dan apakah mereka sudah di-rapid antigen atau sudah di-swab apa belum," ungkap Ade.

"Kalau lolos semua stafnya di-swab dan kalau tidak berkerumun ya bisa saja (syuting dilanjutkan). Yang kerumunan dan tidak memakai masker itu kan yang kita sayangkan dan harus diantisipasi," imbuh dia.

Jika pembuat sinetron melanggar protokol kesehatan, maka sudah seharusnya KPI tidak meloloskan sinetron tersebut.

"Ya, seharusnya enggak lolos di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Jangan ke kita seharusnya," jelas Ade.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Kabupaten Bogor, Afdhalul Ikhsan | Editor : Aprillia Ika), TribunnewsBogor



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.