Kasus Dugaan Penggelapan Mobil, Sopir Taksi Ini Rugi Rp 220 Juta

Kompas.com - 27/01/2021, 10:44 WIB
Yanto A Nuba (41), korban penggelapan mobil ditemui di kawasan Renon, Denpasar, Bali. Kompas.com/ Imam RosidinYanto A Nuba (41), korban penggelapan mobil ditemui di kawasan Renon, Denpasar, Bali.

DENPASAR, KOMPAS.com - Nasib kurang beruntung dialami Yanto A Nuba (41), kelahiran Soe, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pria yang tinggal di Manokwari, Papua, itu menjadi korban dugaan tindak pidana penggelapan mobil.

Dalam laporan ini, polisi menetapkan satu orang tersangka berinisial JN yang juga berasal NTT. Namun, penyidik Polresta Denpasar menetapkan JN sebagai tersangka penggelapan uang.

Yanto mengatakan, membeli mobil seharga Rp 220 juta yang akan digunakannya untuk mencari penghasilan sebagai seorang sopir taksi.

Baca juga: Suami Jebak Istri Bawa Sabu agar Ditangkap Polisi, Gegara Hendak Diceraikan

"Itu mobil saya beli untuk kerja di Papua. Tapi, sekarang hilang," kata Yanto, ditemui di kawasan Renon, Denpasar, Bali, Selasa (26/1/2021) sore.

Yanto menceritakan, awalnya ia membeli mobil Toyota Hilux Double Cabin pada Maret 2020.

Mobil bekas tersebut dibeli dari kenalannya berinisial JN di Surabaya, Jawa Timur.

Sepekan kemudian, mobil dikirim ke Manokwari oleh JN dari Surabaya.

Namun, setelah dicoba, mesin mobil tersebut bermasalah dan tak bisa digunakan.

Yanto kemudian menghubungi JN dan minta diganti unit yang baru.

JN menyanggupinya dan minta mobil tersebut dikirim ke Surabaya kembali.

Setelah itu, Yanto mengirim mobil tersebut ke Surabaya beserta surat-suratnya.

JN janji pada 18 Juli 2020, mobil pengganti akan tiba di Papua. Namun, ternyata mobil tersebut tak pernah dikirim ke Papua.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X