Kompas.com - 26/01/2021, 20:42 WIB
Ilustrasi virus corona KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi virus corona

KOMPAS.com - Pemkab Sidoarjo Jawa Timur menutup aktivitas di alun-alun dan sembilan taman di kabupaten setempat serta tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Hal tersebut sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Penjabat Bupati Sidoarjo Hudiyono mengatakan, penutupan alun-alun itu sebagai salah satu bagian dari penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid 2 di Kabupaten Sidoarjo yang berlangsung mulai 26 Januari–8 Februari 2021.

"Pelaksanaannya akan lebih diperketat dibanding PPKM jilid 1. Mulai besok, Rabu (27/1/2021) Pemkab Sidoarjo akan menutup alun-alun dan sembilan taman serta tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan termasuk tempat hiburan malam," kata Hudiyono, usai mengikuti rakor evaluasi PPKM dengan Gubernur Jatim via zoom, seperti dilansir dari Antara, Selasa (26/1/2021).

Pemkab Sidoarjo juga akan memperketat operasi yustisi terutama di perbatasan wilayah Sidoarjo.

Baca juga: 22.000 Dosis Vaksin Covid-19 Dikirim ke Surabaya, Gresik dan Sidoarjo

Kebijakan ini terpaksa dilakukan karena berdasarkan hasil rapat evaluasi dengan Gubernur Jatim, penyebaran Covid-19 dinilai masih tinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kemudian, data kematian pasien COVID-19 di rumah sakit juga tinggi. Terutama, pasien yang dirawat di IGD kasus meninggal mencapai 10 persen," ujar dia.

Pihaknya meminta maaf kepada warga Sidoarjo karena terpaksa harus menutup fasilitas publik seperti alun-alun yang menjadi tempat kerumunan masyarakat.

Selain alun-alun, sejumlah taman yang dikelola Pemkab Sidoarjo seperti Taman Abhirama, Taman Tanjung Puri, Taman Dwarakerta dan Taman Apkasi Porong, juga ikut ditutup.

"Kami mohon maaf pada masyarakat dan pedagang kecil karena mulai besok alun-alun dan tempat jualan di sepanjang jalan Taman Pinang–Gading Fajar juga akan ditutup sementara sampai tanggal 8 Februari 2021," ucap dia.

 

Ia menyebutkan, jumlah kematian meningkat 10 persen terhadap pasien Covid-19 yang dirawat di IGD.

"Pasien ini (yang meninggal) menunggu antrian kamar isolasi karena sudah melebihi kapasitas," ujar dia.

Sementara itu, Dandim 0816 Letkol Inf M Iswan Nusi menuturkan, pihaknya bersama dengan kepolisian dan Satpol PP akan lebih meningkatkan operasi yustisi gabungan.

Baca juga: PPKM di Jatim Diperpanjang 2 Pekan, Berlaku untuk 17 Daerah Zona Merah Covid-19

Terutama, di wilayah perbatasan Sidoarjo seperti jalan akses masuk dari Mojokerto, Gresik dan Surabaya.

"PPKM jilid 2 ini akan lebih kami masifkan operasi yustisi, terutama di wilayah perbatasan. Tempat hiburan malam juga harus tutup," ujar dia.

Dari data yang ada, hingga hari ini jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo sebanyak 8.790 orang dan yang sembuh sebanyak 8.036 orang serta 555 orang meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.