Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Kompas.com - 24/01/2021, 19:40 WIB
Satpol PP dan tim cipta kondisi saat menghentikan kegiatan hajatan di Solo, Jawa Tengah, Minggu (24/1/2021). KOMPAS.com/LABIB ZAMANISatpol PP dan tim cipta kondisi saat menghentikan kegiatan hajatan di Solo, Jawa Tengah, Minggu (24/1/2021).

KOMPAS.com - Hajatan yang digelar warga di Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres; dan Kampung Kragilan, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, pada Minggu (24/1/2021), terpaksa dibubarkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Solo dan Tim Cipta Kondisi Solo yang berasal dari TNI dan Polri.

Kedua acara tersebut terpaksa dibubarkan karena melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM).

Baca juga: Langgar Aturan PPKM, 7 Warung Makan di Solo Ditutup Sementara

"Sesuai Surat Edaran Wali Kota 067/036 bahwa untuk kegiatan masyarakat untuk sementara dibatasi. Khususnya hajatan itu tidak dibolehkan. Jadi, masyarakat tidak boleh mengadakan kerumunan kaitannya dengan hajatan," jelas Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Solo Samino, Minggu.

Sebelumnya, dengan pendekatan persuasif, masyarakat telah diimbau untuk tidak menyelenggarakan hajatan selama berlangsungnya PPKM.

"Jadi, kita harus tegas bahwa semua hajatan tidak diperbolehkan sesuai edaran wali kota," terang dia.

Menurut Samino, dihentikannya dua kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat.

Ketua RT 004 Kelurahan Banjarsari Wito Mulyono menerangkan pihaknya sudah memperoleh pemberitahuan kegiatan hajatan. Kata dia, hajatan berlangsung secara baik.

Baca juga: Langgar PPKM, Satpol PP Bubarkan 2 Acara Hajatan di Solo

"Sudah dilaksanakan dengan baik, tepat waktu. Pukul 10.30 WIB sudah selesai," tuturnya.

Wito menyampaikan ada 150 orang yang diundang dalam hajatan tersebut. Hajatan itu berlangsung dengan konsep drive-thru atau banyu mili.

"Cuma resepsi biasa. Banyu mili. Enggak ada kerumunan sama sekali. Datang, kasih kardus, pulang," ungkap dia.

Samino memaparkan sejak PPKM dilangsungkan di Kota Solo pada Senin (11/1/2021), sementara ini baru ada dua kegiatan yang dihentikan, yakni di Kelurahan Gandekan dan Kampung Kragilan.

Baca juga: RS Lapangan untuk Covid-19 Didirikan di Benteng Vastenburg Solo, Targetnya 7 Hari Selesai

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Solo, Labib Zamani | Editor: Dony Aprian)

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X