Sandiaga Uno Ingin Batam Jadi Gerbang Pariwisata dengan Protokol Kesehatan yang Ketat

Kompas.com - 23/01/2021, 15:55 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Jumat (22/1/2021) kemarin melakukan kunjunga kerja di Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Sandiaga Uno mengatakan ada dua hal yang ingin ia dapatkan dari kunjungan ini. Dimana yang pertama memastikan kesiapan prokes yang ketat dan disiplin sehingga ekonomi kembali menggeliat, terutama sektor pariwisata. HUMAS Menteri Pariwisata dan Ekonomi KreatifMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Jumat (22/1/2021) kemarin melakukan kunjunga kerja di Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Sandiaga Uno mengatakan ada dua hal yang ingin ia dapatkan dari kunjungan ini. Dimana yang pertama memastikan kesiapan prokes yang ketat dan disiplin sehingga ekonomi kembali menggeliat, terutama sektor pariwisata.

BATAM, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja ke Batam, Kepulauan Riau, Jumat (22/1/2021).

Sandiaga Uno mengatakan, ada dua hal yang ingin ia dapatkan dari kunjungan ini.

Pertama, memastikan kesiapan protokol kesehatan yang ketat dengan disiplin, sehingga ekonomi kembali menggeliat, terutama di sektor pariwisata.

Baca juga: Sandiaga Uno Minta UMKM di Batam Berinovasi di Masa Pandemi Covid-19

Kedua, selain industri pariwisata secara umum, ekonomi kreatif menjadi perhatian Kementerian Pariwisata.

Sandiaga mengatakan, industri kreatif di Batam sangat tumbuh, karena berdekatan dengan pusat pertumbuhan dunia, yaitu Singapura dan Malaysia.

“Kalau ke Batam, saya selalu bernostalgia. Sebab usaha pertama saya sebagai pebisnis, ya di Batam dan Batam punya potensi yang luar biasa,” kata Sandiaga Uno dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/1/2021).

Baca juga: Sandiaga Ingin Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bebas dari Korupsi

Sandiaga mengatakan, Batam sebagai gerbang bagi pariwisata di perbatasan harus menerapkan protokol kesehatan yang baik.

Sebab, kunci pertama yang harus dipastikan adalah meyakinkan bahwa situasi kesehatan dikelola dengan ketat dan disiplin.

Setelah itu, baru dilakukan pengembangan pariwisata.

Sandiaga Uno juga mengunjungi Bintan, yakni di Lagoy Bay, Treasure Bay hingga Desa Ekang Cuali.

“Jika Kepri mendapatkan angka penularan yang terus menurun dan zero community infection, terlebih Batam, bisa dimungkinkan penerapan border tourism dilakukan di Batam sebagai gerbang nomor dua atau tiga setelah Bali,” kata Sandiaga Uno.

Sandiaga memuji Kepri dalam hal protokol kesehatan.

Sebab petugas tidak segan untuk mengingatkan apabila ada masyarakat yang kurang atau tidak menjalani aturan pencegahan Covid-19.

“Seperti di Bandara Hang Nadim, penerapan prokes kesehatan sagat luar biasa. Prokes adalah kunci untuk bisa mengatasi Covid-19. Patuhi 3M, memakai masker, menjaga jarak, juga mencuci tangan,” kata Sandi.

Sandiaga mengingatkan bahwa sektor pariwisata bisa anjlok apabila kawasan tersebut tidak menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin.

“Pandemi ini membuat banyak mobilitas terbatas. Pariwisata kita anjlok, termasuk di Batam dan Bintan. Namun untungnya terbantu industri,” kata Sandiaga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X