Perpanjang PSBB, Ini Beberapa Aturan yang akan Dijalankan Kota Bandung

Kompas.com - 22/01/2021, 17:49 WIB
Kondisi jalanan di Kota Bandung tampak lengang di awal pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Hal tersebut terlihat di Jalan Ir H.Djuanda (Dago), Jalan Cihampelas, Jalan Sukajadi, Jalan Cipaganti, Rabu (22/4/2020). KOMPAS.com/AGIE PERMADIKondisi jalanan di Kota Bandung tampak lengang di awal pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Hal tersebut terlihat di Jalan Ir H.Djuanda (Dago), Jalan Cihampelas, Jalan Sukajadi, Jalan Cipaganti, Rabu (22/4/2020).

KOMPAS.com - Kota Bandung menjadi salah satu daerah yang bakal memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Keputusan ini diambil karena masih tingginya peningkatan kasus positif Covid-19 di kota tersebut.

“Terkait dengan PSBB Jawa Bali yang direncanakan akan diperpanjang pada tanggal 26 Januari hingga 8 Februari 2021, Pemkot Bandung akan segera mengadopsi arahan untuk pelaksanaan PSBB tersebut," jelas Wali Kota Bandung Oded M Danial di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Kota Bandung, Jumat (22/1/2021).

Terkait dengan perpanjangan masa PSBB ini, Pemerintah Kota Bandung masih akan menjalankan Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait PSBB.

Ada beberapa hal yang dibahas dalam Perwali itu, salah satunya jam operasional pusat perbelanjaan.

Baca juga: Pemkot Bandung Putuskan Ikut Perpanjang PSBB Jawa Bali hingga 8 Februari

"Terkait dengan relaksasi ekonomi, Pemkot Bandung akan mengikuti arahan Pemerintah Pusat. Untuk pusat perbelanjaan, mall, restoran, jam operasionalnya hingga pukul 20.00 WIB," jelas Oded.

Hal lain yang bakal dilakukan Pemkot Bandung adalah perluasan area buka-tutup jalan di Kota Bandung. Pemkot Bandung juga akan melaksanakan pembubaran kerumunan secara lebih masif.

"Saya memberikan apresiasi dari mulai aparatur kewilayahan didukung FORKOPIMDA yang telah bekerja keras melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 mulai dari woro-woro jangan sampai kendur. Penindakan juga kepada para pelanggar jam operasional harus terus ditingkatkan," ujarnya.

Update Covid-19 Kota Bandung

Ilustrasi virus corona dan gejala terinfeksi virus coronaShutterstock Ilustrasi virus corona dan gejala terinfeksi virus corona

Oded memaparkan, berdasarkan data yang dikeluarkan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung per tanggal 11 Januari hingga 21 Januari 2021, Kota Bandung saat ini masih dalam zona resiko sedang penularan Covid-19 dengan total konfirmasi kasus sebesar 7.654 (bertambah 1.324 kasus).

Oded menerangkan Kota Bandung terdapat penambahan kasus positif aktif Covid-19 karena meningkatnya temuan hasil tracing.

"Terjadi penambahan kasus positif aktif dengan total temuan sebesar 1.638 kasus atau bertambah 931 kasus. Kenaikan kasus positif aktif ini dikarenakan peningkatan temuan hasil tracing," kata Oded di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Kota Bandung, Jumat (22/1/2020).

Selain kasus positif aktif, tingkat kesembuhan juga mengalami kenaikan. Tingkat kesembuhan mengalami kenaikan sebanyak 384 dengan total kumulatif 5.848 pasien sembuh atau sebanyak 76,40 persen.

Baca juga: Hampir Bangkrut, Begini Strategi Pengusaha Fesyen Asal Bandung Menghindari PHK

"Presentasi kesembuhan di Kota Bandung turun dikarenakan meningkatnya jumlah kasus konfirmasi positif yang memiliki gejala, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk proses penyembuhannya," jelasnya.

Untuk kasus kematian, dalam 10 hari terjadi kenaikan sebanyak 9 kasus di Kota Bandung, sehingga total angka kematian akibat Covid-19 sebanyak 168 kasus.

Oded menerangkan meski jumlahnya bertambah, tetapi presentasi kematian akibat Covid-19 di Kota Bandung menurun hingga level 2,19 persen. Angka tersebut masih di bawah level Nasional.

Bagi pasien Covid-19 yang meninggal dunia, Pemkot Bandung telah menyiapkan 5.000 liang lahat. Saat ini, liang yang tersedia sebanyak 4.252.

"Data ini menunjukan ada 748 liang lahat yang telah terisi," paparnya.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Bandung, Putra Prima Perdana | Editor: Aprillia Ika)

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X