Emil Dardak: Walaupun PPKM Diperpanjang, Kami Berharap Tidak Jadi Momok

Kompas.com - 22/01/2021, 16:45 WIB
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak usai menunaikan shalat jumat di Masjid Agung Jami Kota Malang, Jumat (22/1/2021). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKWakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak usai menunaikan shalat jumat di Masjid Agung Jami Kota Malang, Jumat (22/1/2021).

MALANG, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengatakan, pihaknya menghormati kebijakan pemerintah pusat yang memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 8 Februari 2021 mendatang.

Emil berharap, semua pihak menghormati keputusan pemerintah pusat tersebut.

"Sekali lagi walaupun PPKM diperpanjang, kami berharap tidak menjadi momok gitu loh, mendengar kata PPKM itu," kata Emil, usai menjalankan shalat jumat di Masjid Agung Jami Kota Malang, Jumat (22/1/2021).

Emil mengatakan, selama ini pemerintah daerah sudah mendengarkan berbagai aspirasi dari masyarakat terkait pelaksanaan PPKM. Salah satunya adalah pemberlakukan jam operasional.

Baca juga: Cegah Banjir, Pengembangan Perumahan di Kota Malang Wajib Buat Sumur Resapan

Instruksi Menteri Dalam Negeri sebelumnya mengatur jam operasional maksimal pukul 19.00 WIB. Namun, sejumlah daerah memodifikasi aturan itu menjadi pukul 20.00 WIB.

Sedangkan untuk PPKM perpanjangan, aturan jam operasional maksimal mundur menjadi pukul 20.00 WIB. Sebab, berbagai daerah menerapkan jam operasional maksimal pukul 20.00 WIB.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Emil mengatakan, pemberlakuan jam operasional maksimal pukul 20.00 WIB untuk menghindari kegiatan masyarakat yang tidak bermanfaat yang berisiko tinggi terhadap penyebaran Covid-19.

"Kami mengakhirkan kegiatan yang sifatnya ini risiko tinggi tapi manfaatnya tidak sebanding dengan mudaratnya (keburukannya). Atau bahasa gaulnya cangkrukan malam lah itu harus kita hindari," kata dia.

 

"Tujuannya supaya kasus Covid-19 ini yang (peningkatannya) sudah tiga kali lipat dari kondisi November, ini belum ada tiga bulan, kasusnya tiga kali lipat angkanya per hari. Artinya, harus bisa kita landaikan terus turunkan. Karena mau kita tambah kapasitas rumah sakit, SDMnya, alatnya itu juga ada batasannya," ujar dia.

Baca juga: Tambah Ruang Perawatan, RSSA Kota Malang Bisa Tampung 141 Pasien Covid-19

Emil mengatakan, tambahan kasus Covid-19 naik tiga kali lipat sejak 19 November 2020 lalu.

Sehingga, PPKM yang sedang dilaksanakan mampu menurunkan angka tambahan kasus tersebut.

Diketahui, pemerintah pusat memutuskan untuk memperpanjang pelaksanaan PPKM.

Pembatasan kegiatan masyarakat yang seharusnya berakhir pada 25 Januari 2021 mendatang, diperpanjang hingga 8 Februari 2021.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X