Bupati Banyumas: Tidak Bawa Hasil Tes Cepat Antigen Negatif, Enggak Boleh Masuk

Kompas.com - 19/01/2021, 12:44 WIB
Bupati Banyumas Achmad Husein di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (19/1/2021). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINBupati Banyumas Achmad Husein di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (19/1/2021).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Setelah lebih dari sepekan penerapan pemberlakuan pengetatan kegiatan masyarakat (PPKM), Pemkab Banyumas, Jawa Tengah, akan memperketat wilayah perbatasan.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, pendatang dari luar kota wajib menunjukkan hasil negatif Covid-19 tes cepat antigen atau tes swab PCR.

"Mulai besok, yang enggak bawa hasil tes cepat antigen negatif enggak boleh masuk. Ini hasil evaluasi PPKM," kata Husein sesuai rapat koordinasi penanggulangan Covid-19 di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (19/1/2021).

Baca juga: 48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

Husein mengatakan tim gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan akan menggelar razia di lima pintu masuk Banyumas secara acak.

"Bagi yang tidak bawa hasil rapid test antigen, bisa tes di lokasi, tapi berbayar. Nanti kami akan bekerja sama dengan rumah sakit swasta, supaya nanti kalau mau masuk Banyumas dites dulu," ujar Husein.

Bagi yang positif Covid-19 akan langsung diminta menjalani isolasi atau perawatan di rumah sakit. Sedangkan bagi yang negatif diperbolehkan masuk ke wilayah Banyumas.

Sementara itu, Ketua DPRD Banyumas dr Budhi Setiawan mendukung kebijakan tersebut.

"Perlu adanya pencegatan di pintu masuk, yang tidak membawa surat bebas Covid-19 ditolak masuk. Jadi orang tidak mudah keluar masuk Banyumas," kata Budhi saat rapat.

Baca juga: Kesaksian Bupati Banyumas Hadapi Covid-19 yang Menimpa Anaknya

Menurut Budhi kebijakan tersebut perlu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Ini untuk membentengi daerah kita yang sudah sangat hati-hati, tapi kemasukan orang dari luar, akan percuma," ujar Budhi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X