Kompas.com - 15/01/2021, 11:17 WIB
Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin bersama dengan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko dan Kasatreskoba Polrestabes Medan, AKBP Oloan Siahaan mengecek barang bukti sabu dari pengungkapan kasus peredaran 26,9 kg sabu dari 4 tersangka yang 1 di antaranya tewas. KOMPAS.com/DEWANTOROKapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin bersama dengan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko dan Kasatreskoba Polrestabes Medan, AKBP Oloan Siahaan mengecek barang bukti sabu dari pengungkapan kasus peredaran 26,9 kg sabu dari 4 tersangka yang 1 di antaranya tewas.

MEDAN, KOMPAS.com - Seorang warga Desa Klampisrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Surur (31), tewas ditembak peluru di sebuah hotel di Medan pada Senin (11/01/2021) dini hari.

Dia ditembak oleh Satresnarkoba Polrestabes Medan karena hendak membawa 25 kg sabu dari Medan ke Surabaya. Sebelumnya, polisi juga menangkap 3 tersangka lainnya dengan barang bukti 1,9 kg sabu.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin mengatakannya saat konferensi pers di depan ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Medan, pada Kamis (14/01/2021) sore.

 

Dijelaskannya, ada dua lokasi penangkapan. Pertama di hotel di Jalan Sisingamangaraja dan Jalan Sei Belutu, Medan.

Baca juga: Jadi Kurir Sabu, Perempuan Muda Ini Menangis Divonis Seumur Hidup

 

Penangkapan pertama terhadap ESR (23) dan RS (20), warga Desa Jumpa Glumpang, Matangkuli, Aceh Utara, serta FS (20), warga Lhoksukon, Aceh Tenggara pada pada Senin (11/1/2021) sekitar pukul 04.00 WIB.

"Dari tangan ketiga tersangka, petugas menyita 22 bungkus plastik berisi sabu-sabu dengan berat 1.900 gram. Inilah barang yang mereka bawa ke Jakarta, dimasukkan ke dalam sepatu," jelas Martuani.

Dari pengembangan ketiga tersangka, pihaknya menemukan ada bandar yang lebih besar dengan kurir bernama Surur (31).

Dia disergap di depan sebuah hotel di Jalan Sisingamangaraja, Senin (11/01/2021) sekitar pukul 18.00 WIB.

Baca juga: Cerita Seorang Pemuda Jadi Kurir Sabu untuk Biaya Menikah, Akhirnya Ijab Kabul di Kantor Polisi

 

Dari tangannya disita 25 bungkus plastik teh cina berisi sabu-sabu dengan berat 25 Kg. Surur sempat melakukan perlawanan saat penangkapan itu.

"Orang dari luar Sumut jemput langsung. Kita menduga ini untuk mengurangi biaya sekaligus untuk demi kerahasaian. Kebetulan yang berangkat ini dari Jawa Timur, Surabaya untuk membawa 25 kg sabu," katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X