Kompas.com - 04/01/2021, 21:46 WIB
Penerapan e-parking di komplek Stadion Gajayana, Kota Malang, Senin (4/1/2021) KOMPAS.COM/ANDI HARTIKPenerapan e-parking di komplek Stadion Gajayana, Kota Malang, Senin (4/1/2021)

MALANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Malang mulai menerapkan parkir elektronik atau e-parking. Untuk sementara, e-parking itu diterapkan di kompleks Stadion Gajayana Kota Malang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Handi Priyanto mengatakan, penerapan e-parking akan terus diperluas. Terutama untuk area parkir yang berada di bangunan atau tanah yang merupakan aset pemerintah.

Hal itu sesuai dengan rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

"Penerapan e-parking di seluruh aset pemerintah daerah sesuai rekomendasi dari Korsupgah (koordinasi dan supervisi pencegahan) KPK," kata Handi saat peresmian e-parking di komplek Stadion Gajayana Kota Malang, Senin (4/1/2021).

Handi mengatakan, sebagai penunjang pengelolaan parkir secara elektronik itu, pihaknya sudah mengajukan pendirian Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Baca juga: Kejari Kabupaten Malang Tangkap Buron Kasus Jual Beli Lahan Senilai Rp 3,7 Miliar

Menurutnya, e-parking dapat menciptakan transparansi pengelolaan parkir. Pendapatan dari e-parking tersebut bisa diakses oleh masyarakat secara realtime.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Penerapan e-parking ini full online. Jadi secara realtime bisa tahu pendapatan perolehan parkir karena akan tersambung ke server. Server itu bisa diakses melalui dashboard yang ada di Dishub. Siapa pun bisa melihat realtime. Ini lebih transparan. Ini merupakan upaya memperbaiki tata kelola parkir," jelasnya.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, penerapan e-parking dapat mencegah kebocoran pendapatan asli daerah (PAD).

Meski begitu, Sutiaji belum bisa memastikan potensi pendapatan dari e-parking tersebut. Ia mengaku butuh waktu untuk menghitung potensi pendapatannya.

"Potensinya berapa saya belum tahu jawabannya. Setelah nanti seminggu atau 10 hari bisa kita evaluasi," katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X