Kompas.com - 02/01/2021, 15:36 WIB

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor mencatat ada 12 wisatawan terkonfirmasi positif Covid-19 saat hendak berlibur ke Puncak Bogor, Jawa Barat.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, dr Kusnadi mengatakan, jumlah yang positif itu merupakan akumulasi sejak layanan rapid test antigen kembali dibuka pada 31 Desember 2020 hingga 2 Januari 2021.

"Total ada 470 wisatawan yang menjalani rapid antigen sejak tanggal 31 sampai hari ini, jadi 12 orang (wisatawan) di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19," kata Kusnadi kepada Kompas.com, Sabtu (2/1/2021).

Baca juga: Tak Bisa Tunjukkan Hasil Rapid Tes Antigen, 1300-an Kendaraan di Puncak Bogor Diputar Balik

Dia menyatakan, menjelang perayaan pergantian tahun baru 2021 pihaknya telah melaksanakan pemeriksaan terhadap wisatawan yang akan ke Puncak Bogor.

Pada hari itu, kata Kusnadi, tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mendapati 7 wisatawan terkonfirmasi positif Covid-19.

"Jelang tahun baru kita melakukan pemeriksaan di dua posko Covid-19 pertama di Simpang Gadog itu ada 6 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari 167 peserta rapid antigen. Nah, untuk di posko atas Rindu Alam yang kita periksa ada 67 orang, hasilnya yang positif (Covid-19) ada 1 orang wisatawan," sebut dia.

Selain itu, lanjut dia, untuk pemeriksaan hari kedua oada Jumat (1/1/2021) tak ada satu pun yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari jumlah 108 peserta rapid test antigen di Pos Gadog.

Baca juga: Imbas Zona Merah Kecamatan dan Rapid Test Antigen, Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Bogor Menurun.

Namun, pada Sabtu (2/1/2021) terdapat lima orang terkonfirmasi positif Covid-19 dari total 128 orang yang diperiksa di setiap posko Covid-19.

"1 Januari 2021 di Pos Gadog itu ada 108 yang diperiksa, hasilnya nol yang positif. Kemudian hari ini 2 Januari 2021 di Pos Gadog ada 99 yang diperiksa, hasilnya 5 orang terkonfirmasi positif dan untuk Pos Rindu Alam ada 29 yang diperiksa, hasilnya nol yang positif," bebernya.

Berdasarkan pemeriksaan hari ini, hasil rapid antigen berlangsung selama dua jam di setiap titik, pada pemeriksaan pertama dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.