Denda Pelanggar Protokol Kesehatan di Sumedang Mencapai Rp 38,3 Juta

Kompas.com - 30/12/2020, 19:18 WIB
Satpol PP Sumedang tindak pelanggar protokol kesehatan di wilayah Sumedang kota, Rabu (30/12/2020). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHSatpol PP Sumedang tindak pelanggar protokol kesehatan di wilayah Sumedang kota, Rabu (30/12/2020). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumedang berhasil mengumpulkan denda dari para pelanggar protokol kesehatan mencapai Rp 38,3 juta.

Denda itu didapatkan hasil operasi yustisi yang digelar selama dua pekan.

Denda pelanggar protokol kesehatan sendiri mulai diberlakukan seiring terus meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Sumedang.

Kemudian, Pemkab Sumedang mengeluarkan Perda Nomor 128 Tahun 2020 untuk menertibkan masyarakat agar lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

Kepala Bidang Penegakkan Perundang-undangan Daerah pada Satpol PP Kabupaten Sumedang Yan Mahal Rizzal mengatakan, sejak diberlakukan 17 Desember 2020, denda dari pelanggar protokol kesehatan sudah terkumpul Rp 38.332.888.

"Total denda ini terkumpul dari warga pelanggar protokol kesehatan, yang tidak memakai masker," ujar Rizzal kepada Kompas.com saat operasi protokol kesehatan di Alun-alun Sumedang, Rabu (30/12/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Angka Pengangguran dan Kemiskinan di Sumedang Naik Akibat Pandemi

Rizzal menuturkan, untuk pelaku usaha sendiri, sejak diberlakukannya Perda baru, pengganti Perda Nomor 74 tahun 2020 ini, telah memenuhi protokol kesehatan.

"Kami juga terus menyisir tempat-tempat usaha. Seperti restoran, rumah makan, supermarket, minimarket, dan tempat usaha lain termasuk di wilayah kecamatan. Tapi pada umumnya, semua telah memenuhi protokol kesehatan yang disyaratkan. Jadi keseluruhan denda yang terkumpul ini adalah dari mereka yang tidak memakai masker," tutur Rizzal.

Dikatakannya, guna penegakkan disiplin protokol kesehatan akan dilakukan setiap hari di seluruh wilayah kecamatan se-Kabupaten Sumedang.

Dari hasil operasi hari ini, kata Rizzal, terkumpul sebesar Rp 12.756.000 dari para pelanggar protokol kesehatan di 26 kecamatan se-Sumedang.

Baca juga: Sejak Penerapan Sanksi Denda, Warga Sumedang Lebih Patuh Protokol Kesehatan

Rizzal menambahkan, operasi akan digalakan setiap hari dengan harapan kedisiplinan warga Sumedang dalam menjalankan protokol kesehatan terus meningkat.

"Untuk itu, kami ingatkan kepada seluruh warga agar patuh pada protokol kesehatan sehingga bersama-sama kita dapat memutus rantai penyebaran Covid-19," pungkas Rizzal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

Regional
Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X