Sejak Penerapan Sanksi Denda, Warga Sumedang Lebih Patuh Protokol Kesehatan

Kompas.com - 25/12/2020, 13:47 WIB
Warga tak memakai masker terjaring operasi protokol kesehatan di wilayah Ganeas, Sumedang, Jawa Barat, Jumat (25/12/2020). KOMPAS.com/AAM AMINULLAHWarga tak memakai masker terjaring operasi protokol kesehatan di wilayah Ganeas, Sumedang, Jawa Barat, Jumat (25/12/2020).

SUMEDANG, KOMPAS.com - Sejak Pemerintah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, memberlakukan sanksi administrasi berupa denda, kesadaran warga dalam menjalankan protokol kesehatan di tempat umum semakin meningkat.

Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah pada Satpol PP Kabupaten Sumedang Yan Mahal Rizzal mengatakan, dalam sembilan hari penerapan sanksi denda, jumlah pelanggar protokol kesehatan seperti warga yang tidak memakai masker terus berkurang.

"Sejak diberlakukan sanksi denda ini, kesadaran diri dan kepatuhan warga semakin meningkat dibandingkan dengan sebelum penerapan sanksi administrasi denda," ujar Rizzal kepada Kompas.com di Kecamatan Ganeas, Jumat (25/12/2020).

Baca juga: Bupati Sebut Tak Ada Klaster Covid-19 Usai Pilkades di Sumedang

Rizzal menuturkan, sebelum penerapan sanksi denda, warga yang terjaring razia di pusat keramaian bisa mencapai ratusan orang dalam sehari.

Namun sekarang, sudah jauh berkurang.

"Seperti razia masker di dua tempat hari ini misalnya, di wilayah Ganeas ada 34 warga yang tidak memakai masker yang terjaring. Kemudian di wilayah Jatinangor hanya 13 warga yang terjaring dan kami beri sanksi denda di tempat," tutur Rizzal.

Rizzal mengatakan, dalam sembilan hari penerapan sanksi administrasi denda terkumpul Rp 5,182,000, dari total 255 warga pelanggar protokol kesehatan sesuai Perbup Nomor 128 Tahun 2020.

"Adanya sanksi denda ini cukup efektif dalam kepatuhan, kesadaran dan memberikan efek jera kepada warga," sebut Rizzal.

Baca juga: Penumpang Pesawat dari Jakarta Positif Covid-19 di Pontianak, Disanksi Ganti Biaya Swab

Rizzal menambahkan, melalui sanksi denda pada razia protokol kesehatan ini dapat terus meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

"Covid-19 belum usai, salah satu cara efektif memutus rantai penyebaran Covid-19 ini melalui kedisiplinan warga dalam menjalankan protokol kesehatan. Untuk itu, melalui operasi rutin yang kami lakukan tiap hari ini, kami berharap warga semakin patuh dalam menjalankan protokol kesehatan di tempat umum," kata Rizzal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X