Dikira Kena Razia Polisi, Pengendara Motor Ini Malah Dapat Hadiah

Kompas.com - 21/12/2020, 19:49 WIB
Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, AKP Rafly Yusuf memberikan multivitamin kepada pengendara yang terjaring razia Operasi Lilin Krakatau 2020. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, AKP Rafly Yusuf memberikan multivitamin kepada pengendara yang terjaring razia Operasi Lilin Krakatau 2020.


LAMPUNG, KOMPAS.com - Sejumlah pengendara sepeda motor dan mobil terkejut saat terjaring razia Operasi Lilin Krakatau 2020 di Bandar Lampung.

Alih-alih diberhentikan karena melanggar lalu lintas, para pengendara ini mendapatkan paket lengkap "alat tempur" menghadapi Covid-19.

Raut wajah Sujadi (38) masih terlihat kaget setelah menerima bingkisan dari anggota Satlantas Polresta Bandar Lampung, Senin (21/12/2020) petang.

Pengendara sepeda motor ini mengira dirinya bakal kena tilang ketika dihentikan anggota kepolisian di depan Pos Polisi Ramayana, di Jalan Radin Intan, Tanjung Karang Pusat.

"Saya pikir ada razia, jadi saya sudah pasrah saja, baru ingat STNK ketinggalan," kata Sujadi.

Baca juga: Tak Terima Diejek, Pria di Bandung Ini Aniaya Kusir Delman hingga Tewas

Namun, keberuntungan masih menaungi nasib Sujadi. Ternyata kumpulan sejumlah aparat kepolisian di depannya itu sebuah aksi simpatik dari Satlantas Polresta Bandar Lampung.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dapat vitamin sama masker tadi, lumayan, harga vitamin kan cukup mahal," kata Sujadi.

Kepala Satlantas Polresta Bandar Lampung, AKP Rafly Yusuf Nugraha mengatakan, Operasi Lilin Krakatau 2020 kali ini memang menitikberatkan pada edukasi terhadap pengendara.

"Salah satunya dengan memberikan kelengkapan protokol kesehatan seperti masker, multivitamin, dan hand sanitizer," kata Rafly.

Baca juga: Antisipasi Ancaman Teror Saat Natal dan Tahun Baru, Polda Sulsel Dirikan 300 Pos Pengamanan

Rafly mengatakan, dalam pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 kali ini, fokus edukasi adalah kepada pengendara dengan nomor pelat dari luar daerah Lampung.

"Libur panjang nanti diprediksi banyak kunjungan wisatawan dari luar Lampung, seperti Palembang dan Jakarta yang memang dekat jaraknya," kata Rafly.

Sehingga, kata Rafly, sasaran Operasi Lilin Krakatau 2020 nanti adalah pengendara dengan kendaraan bernomor polisi dari luar daerah.

"Kami mencoba mengingat kembali untuk tetap menjaga protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 sekarang," kata Rafly.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X