5 Fakta Kasus Prostitusi Online yang Libatkan Artis TA, Disebut Kelas Atas dan Beroperasi 4 Tahun

Kompas.com - 19/12/2020, 13:19 WIB
Ilustrasi prostitusi online ZULLAIlustrasi prostitusi online

KOMPAS.com- Seorang artis dan selegram berinisial TA ditangkap oleh polisi di sebuah hotel di Bandung, Jawa Barat bersama seorang pria, Kamis (17/12/2020).

Penangkapan artis TA merupakan pengembangan dari kasus tiga muncikari yang sudah lebih dulu dibekuk.

Hingga saat ini, Polda Jawa Barat masih memeriksa artis TA sebagai saksi.

Rupanya terungkap pula, kasus prostitusi yang dijalankan oleh para muncikari tersebut disebut prostitusi kelas atas dan telah berlangsung empat tahun.

Baca juga: Diduga Terlibat Prostitusi Online, Artis TA dan Seorang Pria Diamankan dari Hotel di Bandung

1. Berjaringan di seluruh Indonesia, muncikari ditangkap di kota yang berbeda

Ilustrasi prostitusiSHUTTERSTOCK Ilustrasi prostitusi
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Erdi A Chaniago mengemukakan, ada tiga muncikari yang ditangkap.

Mereka adalah RJ (44), AH (40) dan MR (34).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

RJ berdomisili di Jakarta, AH berdomisili di Medan dan MR di Bogor.

Polisi menyebut, prostitusi online yang dijalankan tiga muncikari itu memang memiliki jaringan luas.

"Jaringannya seluruh Indonesia. Alhamdulillah polda Jabar khususnya Subdit Siber telah mengungkap jaringan yang luas ini," kata dia, Jumat (18/12/2020).

Baca juga: Begini Kronologi Pengungkapan Prostitusi Online yang Diduga Melibatkan Artis TA

 

Ilustrasi prostitusi onlineTHINKSTOCK Ilustrasi prostitusi online
2. Disebut prostitusi kelas atas

Erdi menjelaskan, prostitusi online ini tergolong prostitusi kelas atas.

Sebab, para muncikari tersebut bisa melayani pelanggan sesuai dengan permintaan mereka.

Bahkan jika yang diminta adalah selebriti hingga pegawai swasta, para muncikari ini akan memenuhinya.

"Yang kita dapatkan adalah prostitusi kelas atas, kenapa? Karena mereka mampu dan sanggup sesuai dengan keinginan pelanggan," ujar dia.

"Misalnya, pelanggan ingin artis maka mereka mencari, pelanggan ingin selebriti atau pegawai swasta mereka mampu mencarinya," lanjut Erdi.

Baca juga: Punya Peran Masing-masing, Begini Modus 3 Muncikari di Kasus Dugaan Prostitusi Online Artis TA

3. Ditawarkan melalui situs

IlustrasiMashable Ilustrasi
Ketiga muncikari tersebut, kata Erdi, menawarkan artis, selebgram hingga model secara online melalui sebuah situs.

Foto-foto mereka diunggah dalam situs tersebut hingga dilihat oleh pelanggan.

"Modusnya memperdagangkan wanita yang berprofesi sebagai selebgram, pegawai swasta pada situs berinisial BM. Dengan cara mem-posting foto wanita itu," kata dia.

Para muncikari akan dihubungi pelanggan dan mereka akan melakukan transaksi hingga pelayanan.

Baca juga: Prostitusi Online yang Libatkan Artis TA Beroperasi sejak 2016 dan Punya Jaringan Luas

 

4. Ada pembagian kerja

Ternyata prostitusi online ini dilakukan dengan pembagian kerja.

Tersangka berinisial AH yang ditangkap di Medan serta RJ yang ditangkap di Jakarta berperan mencari artis, selebgram hingga model di wilayah Jawa Barat.

"Mereka yang mengiklankan," tutur Erdi.

Kemudian satu orang lainnya ditangkap oleh polisi setelah petugas memeriksa AH dan RJ.

"Yang bersangkutan (MR) muncikari," kata dia. MR bertugas mencari para pria hidung belang.

Baca juga: Prostitusi Online yang Libatkan Artis TA Beroperasi sejak 2016 dan Punya Jaringan Luas

5. Berjalan selama 4 tahun

Ilustrasi borgol.SHUTTERSTOCK Ilustrasi borgol.
Ternyata prostitusi online tersebut telah beroperasi sejak tahun 2016.

Selama empat tahun berjalan, prostitusi online tersebut telah memiliki jaringan luas di berbagai daerah.

"Sejak tahun 2016, kurang lebih empat tahun, mereka sudah lakukan kegiatan ini dan dalam empat tahun sudah punya jaringan luas," kata Erdi.

Akibat perbuatan mereka, RJ, AH, dan MR disangkakan Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 12 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Sedangkan artis TA masih dalam pemeriksaan sebagai saksi.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Bandung, Agie Permadi | Editor : Farid Assifa, Dheri Agriesta)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.