Kapasitas Gereja di Kota Malang Saat Misa Natal Dibatasi, Pesta Kembang Api Dilarang

Kompas.com - 18/12/2020, 06:41 WIB
Wali Kota Malang, Sutiaji saat hendak beranjak dari Balai Kota Malang, Kamis (17/12/2020). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKWali Kota Malang, Sutiaji saat hendak beranjak dari Balai Kota Malang, Kamis (17/12/2020).

MALANG, KOMPAS.com - Kegiatan misa Natal di gereja-gereja di Kota Malang, Jawa Timur, kapasitasnya dikurangi.

Pembatasan itu untuk mencegah penularan Covid-19 di Kota Malang yang saat ini berstatus zona merah.

"Kalau di gereja ada pembatasan 20 persen dari kapasitas. Kalau kapasitasnya 1.000, 20 persennya kan lebih dari 200. Kita batasi 190," kata Wali Kota Malang Sutiaji, Kamis (17/12/2020).

Baca juga: Masuk Zona Merah Covid-19, Pemkot Malang Larang Pesta Kembang Api di Malam Pergantian Tahun

Supaya menjangkau seluruh jemaat di gereja tersebut, Sutiaji meminta gelombang pelaksanaan misa ditambah dan waktunya dipercepat.

Sementara untuk perayaan tahun baru, Sutiaji melarang kegiatan yang memicu kerumunan.

Termasuk pesta kembang api yang selalu menghiasi malam pergantian tahun.

"Termasuk akhir tahun, biasanya ada doa bersama, kita batasi jumlahnya. Nanti harus izin kami. Kalau perayaan-perayaan tahun baru ada petasan, ada acara-acara yang mengundang kerumunan massa maka itu dilarang," jelasnya.

Jika ada pihak yang melanggar ketentuan itu, pihaknya akan memberikan sanksi hingga pencabutan izin usaha.

"Dicabut izinnya. Kan ada peringatan pertama, peringatan kedua kan nanti dilihat di pelanggarannya," katanya.

Baca juga: 2.929 Polisi Diterjunkan untuk Amankan Natal dan Tahun Baru di Sulsel

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kota Malang, hingga Kamis (17/12/2020), kasus Covid-19 di Kota Malang sebanyak 3.010 orang, bertambah sebanyak 85 orang.

Rinciannya, meninggal sebanyak 283 orang dengan tambahan lima orang, sembuh sebanyak 2.480 orang dengan tambahan 69 orang dan masih dalam pemantauan sebanyak 247 orang.

Kota Malang saat ini berada di zona merah dengan resiko tinggi penyebaran Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X