Kebijakan Penghentian Hajatan Dikritik, Bupati Banyumas: Harus Tarik Rem Darurat

Kompas.com - 26/11/2020, 11:59 WIB
Bupati Banyumas Achmad Husein seusai peluncuran Desa Siaga Komorbid di Balai Desa Danaraja, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (19/10/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINBupati Banyumas Achmad Husein seusai peluncuran Desa Siaga Komorbid di Balai Desa Danaraja, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (19/10/2020).

 

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Sejumlah kalangan menolak kebijakan penghentian sementara hajatan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, akibat melonjaknya kasus virus corona (Covid-19).

Penolakan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial sejak beberapa hari terakhir. Bahkan sempat muncul postingan disertai tagar #prayfortratagan yang beredar di Facebook dan WhatsApp Grup.

Dalam postingan tersebut dilengkapi kalimat "Turut berduka cita atas matinya hak dan perekonomian pekerja seni (tratag/ tenda hajatan, tukang sound, tukang rias, penyanyi, tukang foto dan tukang dekor)".

Baca juga: 2 Pegawai Positif Covid-19, Dispenda dan Dinperkim Banyumas Ditutup

Penolakan juga disampaikan warganet melalui kolom komentar akun Instagram Bupati Banyumas Achmad Husein.

Hingga berita ini ditulis terdapat 3.297 komentar, baik pro maupun kontra dengan kebijakan tersebut.

Atas ramainya penolakan, Bupati Banyumas Achmad Husein akhirnya angkat bicara.

"Saya menerima kritikan pedas, kata-kata kasar tentang kebijakan menghentikan hajatan sementara," kata Husein melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Kamis (26/11/2020).

Husein mengatakan, terpaksa mengeluarkan kebijakan tersebut untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

"Saya katakan sementara karena ini kondisi darurat. Ibarat mobil (kondisi saat ini) harus menarik rem darurat," ujar Husein.

Husein memaparkan, kemarin dalam sehari terdapat tujuh orang yang meninggal akibat Covid-19. Setiap hari juga terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif lebih dari 100.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengolah Biji Karet Jadi Makanan, Dewi Bangga Diapresiasi Presiden Jokowi

Mengolah Biji Karet Jadi Makanan, Dewi Bangga Diapresiasi Presiden Jokowi

Regional
Kisah Para WNA yang Dideportasi dari Indonesia, Yoga Massal Saat Pandemi hingga Ceburkan Diri Bersama Motor ke Laut

Kisah Para WNA yang Dideportasi dari Indonesia, Yoga Massal Saat Pandemi hingga Ceburkan Diri Bersama Motor ke Laut

Regional
2 Warga Sumsel Bawa 171 Kilogram Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi di Sungai

2 Warga Sumsel Bawa 171 Kilogram Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi di Sungai

Regional
Lagi, Anak Gugat Ibu Kandung, Tuntut Tanah yang Diklaim Hasil Selama Jadi TKW

Lagi, Anak Gugat Ibu Kandung, Tuntut Tanah yang Diklaim Hasil Selama Jadi TKW

Regional
Bakamla RI Menangkap 2 Kapal Tanker Berbendera Asing

Bakamla RI Menangkap 2 Kapal Tanker Berbendera Asing

Regional
Heboh Dentuman Misterius di Bali, Kesaksian Nelayan, Sinyal 20 Detik hingga Benda Bersinar di Langit

Heboh Dentuman Misterius di Bali, Kesaksian Nelayan, Sinyal 20 Detik hingga Benda Bersinar di Langit

Regional
Ratusan Warga Rohingya Kabur dari Aceh, Tersisa 112 Orang

Ratusan Warga Rohingya Kabur dari Aceh, Tersisa 112 Orang

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Bunuh Pasangan Sesama Jenis di Grobogan, Pelaku Sakit Hati Tak Dibayar

Polisi Tangkap Pria yang Bunuh Pasangan Sesama Jenis di Grobogan, Pelaku Sakit Hati Tak Dibayar

Regional
Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Regional
Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Regional
Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Regional
Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Regional
Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Regional
Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Regional
Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X