Pengakuan Relawan Vaksin Covid-19: Setelah Disuntik, Kami Baik-baik Saja...

Kompas.com - 24/11/2020, 15:38 WIB
Salah satu relawan disuntik dalam simulasi uji klinis vaksin Covid-19 di Bandung, Kamis (6/8/2020). KOMPAS.com/RENI SUSANTISalah satu relawan disuntik dalam simulasi uji klinis vaksin Covid-19 di Bandung, Kamis (6/8/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Uji klinis vaksin Covid-19 dari Sinovac China, saat ini memasuki masa monitoring. Sejauh ini relawan yang disuntik merasa baik-baik saja.

“Kami ok, baik-baik saja. Sejauh ini ngga ada masalah,” ujar salah satu relawan Covid-19, Herlina Agustin saat dihubungi Kompas.com, Selasa (24/11/2020).

Dosen Fikom Universitas Padjadjaran (Unpad) ini mengatakan, gejala yang ia rasakan saat disuntik vaksin Covid-19 hanya sakit sekitar dua menit di lengan kiri, tempat ia mendapatkan suntikan vaksin. Rasa nyeri itu kemudian menghilang.

Baca juga: Gubernur Sulsel Siap Jadi Relawan Vaksin Covid-19

 

Setelah disuntik, besoknya bisa kerja seperti biasa

Selain itu, setelah disuntik, ia merasa ngantuk dan lapar karena lama menunggu. Setelah itu, ia tidak merasakan apa pun lagi.

Bahkan keesokan harinya, ia bekerja seperti biasa dengan melakukan perjalanan Bandung-Jatinangor, Sumedang dan kegiatan lainnya.

Hingga kini, ia tetap menjalankan kegiatannya seperti biasanya. Tidak ada pengaruh dari suntikan tersebut.

Baca juga: Ini Pengalaman Kang Emil Saat Jadi Relawan Vaksin Covid-19

 

Ribuan relawan disuntik, belum ada kejadian serius

Sementara itu, data tim uji klinik vaksin Covid-19 menyatakan, hingga 13 November 2020, jumlah relawan yang mendapatkan suntikan pertama sebanyak 1.620.

Suntikan kedua 1.603 dan 1.523 relawan dalam tahap pengambilan darah pasca penyuntikan kedua/masuk periode monitoring dan berbagai tes. Salah satunya, uji netralitas yang dibantu Balitbangkes Kemenkes RI.

“Selama proses uji klinis berlangsung, belum ada laporan mengeanai Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang serius atau Serious Adverse Event (SAE),” ujar Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengutip laporan tim uji klinis.

“Begitupun tidak ditemukan kejadian serius yang tidak diinginkan dari para relawan yang diduga berhubungan dengan vaksin atau kegiatan vaksinasi,” ucap dia.

Baca juga: Bio Farma: Harga Vaksin Covid-19 Sinovac Sekitar Rp 200.000 Per Dosis

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X