Walkot Solo Sesalkan Sikap PKL yang Ditertibkan karena Langgar Protokol Kesehatan

Kompas.com - 23/11/2020, 18:42 WIB
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIWali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

SOLO, KOMPAS.com - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menyesalkan sikap para pedagang kaki lima (PKL) yang ditertibkan karena tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Pasalnya, tidak sedikit dari mereka ketika ditertibkan justru malah memviralkan dan memaki-maki petugas.

"PKL kalau kita tertibkan langsung diviralkan, kita dimaki-maki terus. Itu persoalannya. Padahal, potensi penyebarannya sangat luar biasa," kata Rudy di Solo, Jawa Tengah, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Kasus Covid-19 Tembus 2.005, Walkot Solo: Itu OTG, Tanpa Gejala Semua

Menurut dia, masih banyak ditemukan pedagang yang tidak menggunakan masker.

Begitu juga pembeli yang menurunkan masker ke dagu ketika makan.

"Itu tidak benar. Kalau pas makan ya maskernya dilepas. Cuci tangan baru maskernya dipakai lagi. Dan nanti akan ada surat edaran untuk penegasan itu," ungkap dia.

Surat edaran yang dimaksudkan tersebut adalah agar para pedagang maupun pembeli tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

"Karena ini keluhan masyarakat. Banyak masyarakat yang mau makan begitu pedagangnya tidak pakai masker langsung pulang. Ini yang rugi nanti juga pedagang sendiri," ungkapnya.

Baca juga: Pemkot Solo Tetapkan UMK 2021 Naik 2,94 Persen

Karena itu, Rudy pun menekankan pentingnya pedagang untuk menerapkan protokol kesehatan ketika berjualan.

"Sehingga kalau pedagang tetap mengedepankan protokol kesehatan, menggunakan masker, cuci tangan dengan sabun, dan kalau perlu dalam melayani konsumen menggunakan sarung tangan dari plastik itu lebih baik," ujar Rudy.

Sebagaimana diketahui, operasi masker terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo guna menekan pelanggar protokol kesehatan Covid-19.

Operasi ini dilakukan berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwali) No 24 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X