Kompas.com - 05/11/2020, 13:46 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengecek lokasi pembangunan masjid hasil rancagannya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (24/10/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengecek lokasi pembangunan masjid hasil rancagannya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (24/10/2020).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Setelah lebih dari dua pekan berjalan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, Jawa Tengah, akan terus melanjutkan uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah.

Bupati Achmad Husein mengatakan, akan menambah uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah lain secara bertahap.

"Mungkin akan saya tambah lagi, tapi dalam jumlah terbatas. Paling banyak 10 sekolah dalam dua minggu ke depan," kata Husein di kompleks Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis (5/11/2020).

Baca juga: Kasus Corona Melandai, Pemkot Tanjungpinang Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Namun demikian, kata Husein, kebijakan uji coba tersebut dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung kondisi penyebaran virus corona (Covid-19).

"Tapi nanti kita evaluasi, bisa tarik ulur, tergantung kondisi. Kalau ternyata nanti angka reproduksi efektifnya naik lagi, maka saya tahan lagi, atau saya kurangi malah (jumlah sekolah yang dibuka)," ujar Husein.

Husein mengatakan, penyebaran Covid-19 saat ini mulai terkendali. Hal itu dapat dilihat dari angka reproduksi efektif 0,8 dan angka positivity rate 4,1, keduanya di bawah standar yang ditetapkan.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin, Siswa Tak Boleh Cium Tangan Guru

Jumlah penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, saat ini rata-rata sekitar lima orang.

Penambahan tersebut berdasarkan hasil tracing yang dilakukan gugus tugas.

"Tapi saya kok lebih baik hati-hati, daripada kita jor-joran (membuka sekolah). Mungkin akan saya tambah, tapi bertahap," ujar Husein.

Diberitakan sebelumnya, tiga sekolah di Kabupaten Banyumas mulai menguji coba pembelajaran tatap muka sejak 19 Oktober lalu.

Ketiga sekolah tersebut yaitu, SMA Negeri 3 Purwokerto, SMP Negeri 6 Purwokerto dan SD Negeri Panembangan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X