Status Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan APD Covid-19 di Nagekeo Ditingkatkan Jadi Penyidikan

Kompas.com - 04/11/2020, 20:22 WIB
Foto : Kepala Kejaksaan Negeri Ngada saat menggelar konferensi pers, Rabu (4/11/2020) Kompas.com/Nansianus Taris Foto : Kepala Kejaksaan Negeri Ngada saat menggelar konferensi pers, Rabu (4/11/2020)

MBAY, KOMPAS.com - Penyidik Kejaksaan Negeri Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah meningkatkan status pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan perbekalan kesehatan penanganan Covid-19 Kabupaten Nagekeo tahun 2020.

Kasus yang dulu berstatus penyelidikan kini menjadi penyidikan.

Baca juga: Meski Gagal Maju di Pilkada Pacitan, Kadispora Surabaya Tetap Disanksi Risma

"Kejaksaan Negeri Ngada per 2 Oktober lalu, berdasarkan pengaduan masyarakat, kami melakukan penyelidikan di dua dinas yakni Dinas Kesehatan dan BPBD Kabupaten Nagekeo," ujar Kejari Ngada Ade Indrawan dalam konferensi pers di Kantor Kejaksaan Negeri Ngada, Rabu (4/11/2020).

Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan Kejaksaan Negeri Ngada, ditemukan dugaan perbuatan melanggar hukum tentang kegiatan pengadaan perbekalan kesehatan itu.

"Dalam kesempatan ini tim penyelidik telah menyimpulkan, terhadap kegiatan pengadaan perbekalan Kesehatan 2020 penanganan Covid-19 Kabupaten Nagekeo telah ditemukan perbuatan melanggar hukum," jelasnya.

Tim Kejaksaan Negeri Ngada telah meminta keterangan dari 10 aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Nagekeo dan pihak swasta.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peningkatan status menjadi penyidikan dilakukan untuk mencari alat bukti dan menetapkan calon tersangka yang bertanggung jawab melakukan perbuatan yang menimbulkan kerugian negaara.

"Ancaman terhadap perbuatan tersebut apabila nanti dapat dibuktikan di persidangan itu ancaman maksimalnya adalah hukuman mati," kata terang Ade.

Ade menjelaskan, Dinas Kesehatan Nagekeo dalam pengelolaannya bertanggung jawab terhadap pengadaan masker dan hand sanitizer.

Baca juga: Tenaga Medis Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Kota Malang

Seharusnya, dinas kesehatan membeli masker jenis N95. Namun, masker yang dibeli justru jenis K95.

"Kami meminta kepada masyarakat melalui rekan-rekan media untuk dapat memberikan informasi dan mengawal jalannya proses penegakan hukum yang sedang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Ngada. Adapun selama proses penyelidikan dalam kegiatan pengadaan ini," kata Ade.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X