Balita, Ibu Hamil, dan Lansia Dilarang Kunjungi Kebun Binatang Surabaya Selama Libur Panjang

Kompas.com - 31/10/2020, 15:46 WIB
Sejumlah persiapan dilakukan Kebun Binatang Surabaya (KBS) menjelang dibuka pada awal Juli 2020, salah satunya pengaturan antrean di loket dan keluar masuk di KBS. (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya) ANT/PEMKOT SURABAYASejumlah persiapan dilakukan Kebun Binatang Surabaya (KBS) menjelang dibuka pada awal Juli 2020, salah satunya pengaturan antrean di loket dan keluar masuk di KBS. (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)

SURABAYA, KOMPAS.com - Kebun Binatang Surabaya (KBS) menerapkan protokol kesehatan ketat dalam melayani kunjungan pada libur panjang akhir pekan ini.

 

Selain membatasi jumlah pengunjung, usia pengunjung juga dibatasi untuk mencegah penularan Covid-19.

Baca juga: Saya Kaget Lihat di Facebook, Banyak Orang Bilang Suami Saya Mirip Pak Jokowi

Humas KBS Agus Supangkat menjelaskan, pengunjung lanjut usia berusia di atas 60 tahun, balita, dan ibu hamil, dilarang berkunjung.

"Ibu hamil, lansia dan balita untuk sementara dilarang berkunjung ke KBS," kata Agus saat dikonfirmasi, Sabtu (31/10/2020).

Agus mengatakan, kelompok lansia, balita, dan ibu hamil, dianggap sebagai kelompok rentan tertular Covid-19.

Saat ini, KBS berusaha mencegah terjadinya penularan saat libur panjang akhir pekan ini.

Selama libur panjang, pengelola KBS dan Satgas Covid-19 Surabaya menentukan jumlah pengunjung maksimal sebanyak 1.500 orang pada Senin-Kamis. 

Sementara jumlah pengunjung pada akhir pekan sebanyak 3.000 pengunjung.

Pada hari ketiga libur panjang pada Jumat (30/10/2020), total pengunjung KBS sebanyak 876 pengunjung.

"Prediksi kami puncak kunjungan ke KBS terjadi Minggu besok atau hari terakhir libur panjang. Prediksi kami akan ada sekitar 2.000 pengunjung," terang Agus.

Baca juga: Keroyok Anggota TNI di Bukittinggi, 2 Anggota Klub Motor Gede dari Jabar Ditangkap

Untuk mengantisipasi antrean, KBS menetapkan pembelian tiket secara online lewat situs www.surabayazoo.co.id.

"Pengunjung bisa membeli tiket online melalui laman tersebut," jelasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Kecamatan Terendam Banjir di Aceh Utara, Warga: Kami Puluhan Tahun Langganan Banjir...

5 Kecamatan Terendam Banjir di Aceh Utara, Warga: Kami Puluhan Tahun Langganan Banjir...

Regional
Akibat Guguran Lava, Morfologi Gunung Merapi Berubah, Permukaan Kawah Terangkat

Akibat Guguran Lava, Morfologi Gunung Merapi Berubah, Permukaan Kawah Terangkat

Regional
Paslon Pilkada Cianjur Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Bawaslu hanya Bisa Menegur

Paslon Pilkada Cianjur Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Bawaslu hanya Bisa Menegur

Regional
Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Regional
Hasil Otopsi, Mayat Wanita Dikubur di Fondasi Rumah Ternyata Hamil 7 Bulan

Hasil Otopsi, Mayat Wanita Dikubur di Fondasi Rumah Ternyata Hamil 7 Bulan

Regional
Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Regional
Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Regional
Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Regional
2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

Regional
Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Regional
Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Regional
Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Regional
Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Regional
Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X