Kompas.com - 27/10/2020, 15:18 WIB
Petugas KAI di stasiun Kertapati Palembang, Sumatera Selatan menyemprot seluruh gerbong kereta penumpang dengan menggunakan cairan desinfektan menjelang dioperasikan, Selasa (27/10/2020). Sebelumnya, KAI Divre III Palembang menghentikan seluruh angkutan kereta penumpang sejak enam bulan lalu untuk menekan angka penularan Covid-19. KOMPAS.com/Aji YK PutraPetugas KAI di stasiun Kertapati Palembang, Sumatera Selatan menyemprot seluruh gerbong kereta penumpang dengan menggunakan cairan desinfektan menjelang dioperasikan, Selasa (27/10/2020). Sebelumnya, KAI Divre III Palembang menghentikan seluruh angkutan kereta penumpang sejak enam bulan lalu untuk menekan angka penularan Covid-19.

PALEMBANG, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III Palembang, Sumatera Selatan, mewajibkan seluruh penumpang untuk melakukan rapid test pada H-1 sebelum keberangkatan.

Kebijakan ini untuk mengantisipasi libur panjang yang akan berlangsung pada akhir Oktober 2020.

Manajer Humas KAI Divre III Palembang Aida Suryanti mengatakan, rapid test yang dilakukan pada H-1 tersebut untuk mengantisipasi kerumunan akibat lonjakan penumpang dan antrean panjang.

Baca juga: Kasus Perusakan Tambak Udang Disetop Polisi, Hakim Praperadilan: SP3 Tidak Sah

"Tujuannya juga untuk menghindari kepadatan antrean layanan rapid test di stasiun dan potensi tertinggal kereta," kata Aida melalui pesan singkat, Selasa (27/10/2020).

Aida menjelaskan, PT KAI Divre III Palembang bersama PT RNI menyediakan fasilitas rapid test untuk penumpang dengan harga Rp 85.000.

Fasilitas rapid test tersedia di Stasiun Kertapati, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Tebing Tinggi, dan Lubuklinggau.

Adapun, syaratnya hanya dengan menujukkan kode booking atau pemesanan tiket kereta api yang telah terbayar lunas pada jam pelayanan antara pukul 06.00 – 11.00 WIB.

"Bagi calon penumpang yang kedapatan reaktif saat rapid test, tidak diperkenankan melakukan perjalanan KA dan tiket akan dilakukan pengembalian bea 100 persen di luar biaya pesan, serta disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut," kata Aida.

Baca juga: Seorang Pria Tewas Usai Lompat dari Jembatan Ampera Palembang

Saat ini, PT KAI Divre III mengoperasikan Kereta Api Serelo dengan rute Kertapati – Lubuklinggau dengan jadwal keberangkatan pukul 09.30 WIB dari Stasiun Kertapati, serta rute Lubuklinggau – Kertapati berangkat pukul 09.30 WIB dari Stasiun Lubuklinggau.

"Calon penumpang diharapkan dapat mengatur waktu keberangkatannya dan menyiapkan rentang waktu yang cukup jika tetap akan melakukan rapid test pada hari yang sama dengan hari keberangkatan. Tidak disarankan datang 3 jam sebelum keberangkatan untuk menghindari risiko tertinggal kereta," ujar Aida.

Baca juga: Mengenal Tenun Masalili, Cendera Mata yang Merambat hingga Luar Negeri



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X