Kejari Ogan Ilir Berlakukan Bayar Tilang via Aplikasi, Barang Bukti Diantarkan Ojek Online

Kompas.com - 19/10/2020, 18:34 WIB
1. Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Ilir Adi Tyogunawan

2. Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Ilir Adi Tyogunawan mengenalkan aplikasi Bayar Tilang Tak Perlu Datang kepada pengemudi Ojek Indralaya dan masyarakat Ogan Ilir di Kantor Kejaksaan Negeri Ogan Ilir Senin (19/10/2020)

3. Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Ilir dan pengemudi Ojek Indralaya berfoto bersama AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNG1. Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Ilir Adi Tyogunawan 2. Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Ilir Adi Tyogunawan mengenalkan aplikasi Bayar Tilang Tak Perlu Datang kepada pengemudi Ojek Indralaya dan masyarakat Ogan Ilir di Kantor Kejaksaan Negeri Ogan Ilir Senin (19/10/2020) 3. Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Ilir dan pengemudi Ojek Indralaya berfoto bersama

INDRALAYA, KOMPAS.com - Untuk mencegah dan mengurangi terjadinya kontak antar-manusia dalam proses pembayaran denda tilang pengendara di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Kejaksaan Negeri setempat memperkenalkan aplikasi "Bayar Tilang Tak Perlu Datang", Senin (19/10/2020).

Untuk pelaksanannya, Kejaksaan bekerja sama dengan operator ojek online lokal.

Pengenalan aplikasi tersebut dilakukan di halaman kantor Kejaksaan Negeri Ogan Ilir dihadiri oleh masyarakat, pengemudi ojek online Ojek Indralaya (Ojin) dan sejumlah undangan.

Dalam kesempatan itu diperkenalkan pula cara mengoperasikan aplikasi tersebut oleh Chef Executive Officer (CEO) perusahaan Ojek Indralaya, Muslimin.

Baca juga: Duduk Perkara Paslon Ilyas-Endang Didiskualifikasi KPU Ogan Ilir, Berawal dari Laporan Paslon Lawan

Kepada wartawan Muslimin mengatakan, ia tergerak mengembangkan aplikasi "Bayar Tilang Tak Perlu Datang" setelah mengamati situasi di era pandemi Covid-19 yang belum berakhir dan pemerintah menyarankan warganya sebisa mungkin menghindari kontak dengan orang lain. 

Berkaca dari situasi itu, ujar Muslimin, pihaknya kemudian mengajak Kejaksaan Negeri Ogan Ilir bekerja sama mengembangkan aplikasi bayar denda tilang tanpa harus berinteraksi langsung.

Untuk bukti pembayaran dan barang bukti lainnya pun tak perlu diambil, tetapi diantar oleh pengendara Ojek Indralaya ke rumah warga yang terkena denda.

"Karena saat ini suasana kita sedang pandemi Covid-19, salah satu program Kejari agar masyarakat tidak kontak langsung petugas Kejaksaan Negeri Ogan Ilir, di sini kita juga memfasilitasi pelanggar agar lebih mudah dalam membayar sanksi denda supaya lebih efektif dan efisien serta dapat mengurangi biaya," terang Muslimin.

Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Ilir Adi Tyogunawan mengatakan, pihaknya mendukung penuh penerapan aplikasi tersebut.

Baca juga: KPU Ogan Ilir Diskualifikasi Calon Bupati Petahana Ilyas-Endang

 

Apalagi saat ini wabah Covid-19 belum mereda, kontak antar-manusia harus dikurangi demi mencegah penularan virus tersebut.

Sementara untuk barang bukti akan dikembalikan ke pemiliknya melalui ojek online.

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X