Penyusup Demo UMMI di DPRD Sukabumi Diduga Gila, Ditanya Petugas Jawabannya Ngawur...

Kompas.com - 14/10/2020, 19:01 WIB
Sejumlah anggota Polres Sukabumi Kota mengamankan pemuda yang diduga penyusup dalam demonstrasi mahasiswa menolak omnibuslaw di DPRD Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2020). KOMPAS.COM/BUDIYANTOSejumlah anggota Polres Sukabumi Kota mengamankan pemuda yang diduga penyusup dalam demonstrasi mahasiswa menolak omnibuslaw di DPRD Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2020).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Pemuda berjaket merah diduga penyusup pada demonstrasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2020) sudah teridentifikasi.

Kepala Polres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengatakan pemuda berjaket merah yang diamankan dari aksi massa demonstrasi bernama YPS berusia 25 tahun tercatat warga Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.

''Saat dimintai keterangan sama petugas jawabannya selalu ngawur,'' kata Sumarni kepada wartawan di Sukabumi, Rabu (14/10/2020).

Baca juga: Penyusup Didorong Keluar hingga Nyaris Babak Belur Saat Demo Mahasiswa UMMI di DPRD Sukabumi

Makanya, lanjut dia, pihaknya berusaha mencari keluarga pemuda tersebut. Hingga akhirnya diperoleh informasi dari keluarga bila pemuda yang bersangkutan pernah mengalami kecelakaan.

''Pemuda ini pernah jatuh kecelakaan sehingga agak 'terganggu','' ujar Sumarni.

Menurut Sumarni untuk mengetahui kepastiannya akan mengecek rekam medis di rumah sakit. Juga, pemuda bersangkutan akan diperiksa tes kejiwaan oleh dokter spesialis kejiwaan di RSUD R Syamsudin.

"Pemuda ini akan diperiksa dokter kejiwaan,'' kata Sumarni.

Baca juga: Mahfud MD: Polanya Selalu Sama, Ada Kemungkinan Penusuk Syekh Ali Jaber Terorganisasi

''Kita nunggu hasil pemeriksaan dari dokter. Kalau gangguan jiwa, kami sarankan pemuda ini dirawat di rumah sakit jiwa," sambung dia.

Diberitakan sebelumnya seorang pemuda diamankan dari aksi massa demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2020) sekitar pukul 14:00 Wib.

Saat itu ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menolak omnibus law Undang-undang Cipta Kerja sedang berdialog dengan tiga anggota DPRD yang menemui para demonstran.

Baca juga: Keluarga Bilang Penusuk Syekh Ali Jaber Idap Gangguan Jiwa, Polisi: Proses Tanya Jawab Lancar



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Regional
Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Regional
Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Regional
Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Regional
Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Regional
BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

Regional
Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Regional
Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Regional
Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X