Penyusup Didorong Keluar hingga Nyaris Babak Belur Saat Demo Mahasiswa UMMI di DPRD Sukabumi

Kompas.com - 13/10/2020, 19:37 WIB
Sejumlah anggota Polres Sukabumi Kota mengamankan pemuda yang diduga penyusup dalam demonstrasi mahasiswa menolak omnibuslaw di DPRD Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2020). KOMPAS.COM/BUDIYANTOSejumlah anggota Polres Sukabumi Kota mengamankan pemuda yang diduga penyusup dalam demonstrasi mahasiswa menolak omnibuslaw di DPRD Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2020).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Seorang pemuda diamankan dari aksi massa demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2020) sekitar pukul 14:00 Wib.

Saat itu ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menolak omnibus law Undang-undang Cipta Kerja sedang berdialog dengan tiga anggota DPRD yang menemui para demonstran.

Pantauan Kompas.com tiba-tiba di dalam kerumunan massa mahasiswa terjadi keributan.

Seorang pemuda yang memakai jaket berwarna merah didorong sejumlah mahasiswa untuk keluar dari massa demonstrasi.

Baca juga: Demo UU Omnibus Law di DPRD DIY Ricuh, Diduga Ada Penyusup

Pemuda itu sempat terjatuh dan mendapatkan pukulan sejumlah mahasiswa.

Namun sejumlah anggota kepolisian dari Polres Sukabumi Kota mengambil langkah cepat mengamankan pemuda yang nyaris babak belur.

Pemuda itu yang belum diketahui identitasnya langsung dibawa ke dalam gedung DPRD. Namun informasi selanjutnya, pemuda berperawakan tinggi itu langsung dibawa ke Polres Sukabumi Kota untuk dimintai keterangan.

Salah seorang mahasiswa mengatakan bila pemuda itu tiba-tiba datang ke dalam massa lalu berusaha mengambil michcrophone yang dipegang anggota DPRD.

''Saya sempat tanya mahasiswa UMMI bukan. Dianya menjawab bukan dan hanya ingin ikut aksi saja,'' ujar mahasiswa berkacamata selesai keributan.

Baca juga: Polisi Temukan Grup WhatsApp “Futsal” Berisi Provokasi Demo Tolak Omnibus Law

Spontan mendapatkan jawaban tersebut, para mahasiswa meminta agar pemuda itu keluar dari barisan mahasiswa UMMI.

Namun penuda itu menolak hingga akhirnya berujung diusir paksa para mahasiswa dari dalam barisan.

Selanjutnya demonstrasi mahasiswa UMMI menolak UU Cipta Kerja kembali berlanjut dan berlangsung damai hingga membubarkan diri sekitar pukul 16:00 Wib.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari Polres Sukabumi Kota terkait hasil penyelidikan terhadap pemuda berjaket merah tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X