Kompas.com - 09/10/2020, 14:26 WIB
Massa aksi yang menolak Undang-undang Omnibus Law di depan gedung DPRD Kota Malang, Kamis (8/10/2020). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKMassa aksi yang menolak Undang-undang Omnibus Law di depan gedung DPRD Kota Malang, Kamis (8/10/2020).

MALANG, KOMPAS.com - Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan, total massa aksi yang diamankan akibat kericuhan di Kota Malang sebanyak 129 orang. Mereka terdiri dari berbagai unsur masyarakat.

"Kami sudah melakukan penegakan hukum, dan kami amankan sebanyak 129 orang," kata Leonardus, dalam rilis di Mapolresta Malang Kota, Jumat (9/10/2020).

Leonardus mengatakan, sebanyak 129 orang yang diamankan terdiri dari mahasiswa sebanyak 59 orang, siswa SMA sebanyak 14 orang, siswa SMK 15 orang, siswa SMP dua orang, buruh satu orang, pengangguran 15 orang, sekuriti satu orang dan kuli bangunan lima orang.

"Kami akan lakukan pendalaman sampai 1x24 jam untuk menentukan status daripada yang diamankan ini. Kalau memang memenuhi unsur, kami akan proses untuk proses hukumnya. Nanti yang tidak terlibat, dan tidak ada perannya, akan kami kembalikan," ujar dia.

Baca juga: Anarkistis, 634 Demonstran Penolak Omnibus Law di Surabaya dan Malang Ditangkap

Polisi sudah melakukan rapid test terhadap 129 orang itu. Hasilnya sebanyak 20 orang reaktif dan akan dilanjutkan dengan tes swab.

"Untuk yang 20 reaktif, akan kami lanjutkan dengan tes swab," kata dia.

Didesak supaya dibebaskan

Sementara itu, Kelompok Cipayung Plus Kota Malang yang terdiri dari PMII, HMI, GMNI, IMM dan KAMMI meminta supaya massa aksi yang diamankan untuk segera dibebaskan.

Mereka menganggap, kericuhan saat aksi demonstrasi menolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja akibat kegagalan polisi dalam mengamankan aksi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X