Nekat Tak Pakai Masker, Warga Semarang Dihukum Sapu Kuburan dan Di-rapid Test

Kompas.com - 28/09/2020, 14:44 WIB
Warga Semarang dihukum menyapu TMP Giri Tunggal karena tak pakai masker, Senin (28/9/2020). KOMPAS.com/Satpol PP Kota SemarangWarga Semarang dihukum menyapu TMP Giri Tunggal karena tak pakai masker, Senin (28/9/2020).

SEMARANG, KOMPAS.com - Sebanyak 66 warga yang masih nekat melanggar protokol kesehatan Covid-19 dikenakan sanksi sosial menyapu Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal Kota Semarang, Jawa Tengah.

Mereka adalah pelanggar yang terjerat dalam razia gabungan dalam rangka menekan angka penularan Covid-19.

Tim gabungan terdiri dari Satpol PP Kota Semarang, TNI, Polri, Dinas Kesehatan, dan Satpol PP Provinsi Jawa Tengah.

Baca juga: Pelanggar Protokol Kesehatan di Semarang Bakal Dihukum Menyapu Kuburan

"Operasi kali ini kami menjaring sebanyak 66 warga yang kedapatan tak pakai masker. Ada saja alasannya. Maka kami hukum menyapu taman makam pahlawan biar mereka jera," jelas Fajar saat dikonfirmasi, Senin (28/9/2020).

Selanjutnya, usai dihukum menyapu kuburan, seluruh warga yang melanggar dilakukan pendataan dan wajib mengikuti rapid test.

"Kita data mereka. Setelah itu wajib ikut rapid test. Ada tiga orang yang reaktif dan langsung dikirim ke rumah dinas Wali Kota Semarang untuk jalani swab test," katanya.

Apabila hasil uji spesimen dinyatakan positif, tiga orang tersebut wajib menjalani isolasi selama 14 hari di rumah dinas Wali Kota Semarang.

"Tapi kalau nanti hasil swab test mereka negatif diperbolehkan pulang," katanya.

Baca juga: Dua Pemuda Nekat Bongkar Kuburan agar Kuasai Ilmu Menghilang

Nantinya, kegiatan operasi yustisi tersebut akan terus digencarkan hingga Semarang menjadi zona hijau.

Fajar menyebut ada 16 TPU di Kota Semarang sebagai lokasi hukuman bagi para pelanggar.

"Kami maksimalkan target Desember harus zona hijau. Maka hari ini dan seterusnya kami berikan sanksi sosial menyapu kuburan dan membersihkan sungai. Maka saya minta warga untuk disiplin mematuhi protokol," sebutnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Regional
Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Regional
Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Regional
2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

Regional
Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Regional
Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Regional
Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Regional
Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Regional
Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Regional
Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Regional
Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Regional
AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

Regional
4 Hal Penting Soal 179 Siswa di Jateng Positif Covid-19, Tatap Muka Dihentikan, Berawal Gejala Demam dan Batuk

4 Hal Penting Soal 179 Siswa di Jateng Positif Covid-19, Tatap Muka Dihentikan, Berawal Gejala Demam dan Batuk

Regional
15 Orang Positif Corona, PN Bandung Ditutup

15 Orang Positif Corona, PN Bandung Ditutup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X